Bukan Sekadar Janji, Pemkab Belu Beberkan Capaian 10 Program Prioritas Tahun 2025

ATAMBUA,Mediatihar.Com – Pemerintah Kabupaten Belu menunjukkan keseriusannya dalam membangun daerah. Sepanjang tahun anggaran 2025, kepemimpinan di bawah Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Goncaves, ST, berhasil merealisasikan 10 program prioritas yang tertuang dalam RPJMD 2025-2029 dengan capaian yang signifikan.

​Dalam keterangan persnya pada Minggu (29/12/2025), Wakil Bupati Vicente menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan momentum pembuktian atas janji-janji politik kepada masyarakat.

​”Tahun 2025 menjadi bukti nyata komitmen kami dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Berbagai program strategis mulai dari kebutuhan dasar hingga pengembangan ekonomi telah kami laksanakan dan berdampak langsung pada kualitas hidup warga Belu,” ujar Vicente.

​Berikut adalah rincian capaian kunci dari 10 program prioritas Pemkab Belu sepanjang tahun 2025:

​1. Transformasi Kesehatan dan Pendidikan
​Di sektor kesehatan, Kabupaten Belu sukses mempertahankan predikat UHC Non Cut Off dengan cakupan kepesertaan jaminan kesehatan mencapai 98%. Pemerintah mengalokasikan Rp15,5 Miliar untuk menjamin kesehatan gratis bagi 29.659 warga.

​Sementara di sektor pendidikan, program Sekolah Gratis menyasar ribuan siswa SD dan SMP melalui bantuan perlengkapan sekolah serta beasiswa dengan total anggaran lebih dari Rp4,7 Miliar. Selain itu, rehabilitasi sarana pendidikan di 12 titik telah rampung dengan nilai Rp7,98 Miliar.

​2. Revolusi Pertanian dan Ketahanan Air
​Sektor agraris mengalami kemajuan pesat dengan pembukaan lahan baru seluas 153 Ha dan pengelolaan lahan masyarakat seluas 666,5 Ha. Dukungan alat mesin pertanian (alsintan) modern, termasuk drone sprayer, telah didistribusikan untuk meningkatkan efisiensi tani.

​Untuk mengatasi krisis air, Pemkab Belu membangun 6 unit sumur bor baru senilai Rp1,35 Miliar, yang diperkuat dengan dukungan APBN senilai Rp1 Miliar guna memastikan akses air bersih merata di desa-desa.

​3. Infrastruktur dan Kesejahteraan Sosial

​Peningkatan infrastruktur terlihat dari kondisi jalan mantap yang kini mencapai 37,73%. Di sisi lain, pemerintah juga memperhatikan kelompok rentan melalui rehabilitasi 17 unit rumah korban bencana serta pemberian jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi 4.621 pekerja.

​4. Digitalisasi dan Tata Kelola Pemerintahan

​Menuju Smart Governance, Pemkab Belu telah meluncurkan 81 website desa dan 15 aplikasi e-Government. Indeks Keterbukaan Informasi Publik pun berada pada skor 70 (Cukup Informatif). Kesejahteraan aparatur juga diperhatikan melalui realisasi TPP sebesar Rp21,22 Miliar bagi 1.069 PNS.

​5. Atambua sebagai “Central Festival of Timor”

​Wajah ibu kota kabupaten kini lebih bergairah melalui program 1 Kelurahan 1 Miliar. Penataan Alun-alun Kota dan destinasi religi Patung Bunda Maria Teluk Gurita menjadi magnet wisata baru. Di bidang olahraga, atlet Belu menorehkan prestasi membanggakan dengan total koleksi 776 medali.

Wakil Bupati Vicente Hornai Goncaves menutup laporannya dengan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat dan sinergi bersama DPRD serta Pemerintah Pusat.

​”Keberhasilan ini adalah buah kerja keras kolektif. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan melakukan evaluasi agar setiap rupiah dari APBD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Belu,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *