BELU,Mediatihar.Com – Pemerintah Kabupaten Belu mencatatkan kinerja positif dalam realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk tahun anggaran 2025. Hingga 29 Desember 2025, realisasi PAD Kabupaten Belu berhasil menyentuh angka Rp104.394.263.281,49.
Pencapaian ini menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024, di mana realisasi saat itu berada di angka Rp88.070.633.275,28.
Meskipun secara nominal mengalami kenaikan dibanding tahun lalu, persentase capaian terhadap target yang ditetapkan dalam anggaran 2025 (sebesar Rp132,61 miliar) berada di angka 78,72%.
Beberapa sektor pajak daerah menjadi penyumbang penting dalam struktur pendapatan ini, di antaranya:
Pajak Reklame: Mencapai realisasi Rp254,7 juta atau sekitar 84,63% dari target. Menariknya, khusus untuk Pajak Reklame Papan/Billboard melampaui target hingga 127,36%.
Pajak Air Tanah: Berhasil melampaui target dengan capaian 101,23% (Rp47,4 juta).
PBB-P2: Menunjukkan performa baik dengan realisasi Rp3,48 miliar atau mencapai 80,96%.
Di sisi lain, laporan tersebut juga menyoroti adanya tantangan pada sektor Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan. Sektor ini baru terealisasi sebesar Rp1,55 miliar atau 13,90% dari target Rp11,17 miliar. Hal ini dipicu oleh rendahnya serapan pada Pajak Pasir dan Kerikil serta mineral lainnya yang masih berada di bawah angka 20%.
Secara keseluruhan, total Pendapatan Daerah Kabupaten Belu tahun 2025 telah mencapai 92,80% dari target total Rp947,22 miliar. Pemerintah daerah diharapkan terus mengoptimalkan sektor-sektor potensial di sisa tahun anggaran untuk mendekati target yang telah ditetapkan.








