ATAMBUA,Mediatihar.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Belu dalam memperluas akses pasar kerja dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil terus dibuktikan. Salah satu terobosan yang menjadi sorotan dalam capaian 10 Program Prioritas tahun 2025 adalah penyaluran Surat Izin Mengemudi (SIM) C secara gratis bagi para tukang ojek di wilayah Kabupaten Belu.
Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Goncaves, ST, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar janji politik, melainkan langkah nyata untuk membantu legalitas dan keamanan kerja para penyedia jasa transportasi roda dua tersebut.
Dalam laporan capaian kinerja yang disampaikan pada Senin (29/12/2025), Wakil Bupati Vicente mengungkapkan bahwa program SIM C gratis ini merupakan bagian dari upaya fasilitasi angkatan kerja.
”Kami memahami bahwa SIM adalah instrumen penting bagi saudara-saudara kita para tukang ojek untuk mencari nafkah dengan aman dan tenang di jalan. Saat ini, penyaluran sudah mulai dilakukan kepada 43 tukang ojek sebagai tahap awal dari target total 800 orang,” ujar Wakil Bupati Vicente.
Selain SIM gratis, pemerintah juga memberikan proteksi sosial melalui jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi 4.621 pekerja di berbagai sektor melalui alokasi APBD.
Fokus pada SIM gratis ini sejalan dengan capaian besar lainnya dalam Dokumen RPJMD 2025-2029 yang mencakup berbagai sektor fundamental, di antaranya:
Kesehatan & Pendidikan Gratis: Pencapaian predikat UHC Non Cut Off dengan kepesertaan jaminan kesehatan mencapai 98%, serta pemberian seragam, tas, dan beasiswa bagi ribuan siswa SD dan SMP.
Revolusi Pertanian: Distribusi alat mesin pertanian (alsintan) modern, termasuk drone sprayer, serta bantuan ribuan ternak dan bibit untuk kemandirian petani.
Infrastruktur & Air Bersih: Peningkatan kualitas jalan dan pembangunan 6 unit sumur bor baru guna menjawab kebutuhan air baku masyarakat desa.
Smart Governance: Digitalisasi layanan melalui 81 website desa dan aplikasi kependudukan (SIPANDU) untuk mempermudah urusan publik.
Wakil Bupati Vicente Hornai Goncaves menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan program-program ini adalah hasil sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.
”Tahun 2025 menjadi bukti nyata komitmen kami dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Kami akan terus melakukan monitoring agar setiap program, termasuk perluasan kuota SIM gratis ke depannya, dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh seluruh lapisan warga Belu,” tutupnya.








