Relaxology Atambua pusat kebugaran menggelar aksi sosial berupa layanan pijat refleksi gratis bagi warga lanjut usia.
ATAMBUA, Mediatihar.Com – Menyambut Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN), pusat kebugaran Relaxology menggelar aksi sosial berupa layanan pijat refleksi gratis bagi warga lanjut usia (lansia) di Atambua. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (29/26). ini menyasar para lansia berumur di atas 60 tahun guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh di usia senja.
Supervisor Relaxology, Erlina Safitri Dora, menjelaskan bahwa agenda sosial ini bertujuan memberikan edukasi mengenai manfaat pijat refleksi bagi kebugaran lansia. Dalam aksi kali ini, pihaknya menjaring 10 orang lansia secara acak dari berbagai latar belakang untuk mendapatkan penanganan langsung.
”Tujuannya agar para lansia dapat lebih menyadari kesehatan mereka dan memahami manfaat dari pijat. Melalui kegiatan ini, kami merekrut lansia berusia di atas 60 tahun secara acak untuk diberikan pelayanan gratis,” ujar Erlina saat diwawancarai di lokasi kegiatan.
Selama kegiatan yang berlangsung selama dua jam- mulai pukul 11.00 hingga 13.00 WITA-para terapis profesional Relaxology melayani berbagai keluhan kesehatan yang kerap dialami lansia. Penyakit asam urat dan gangguan pernapasan (sesak napas) menjadi keluhan yang paling banyak ditemukan.
Erlina menegaskan bahwa seluruh pelayanan dilakukan secara manual menggunakan teknik pijatan tangan oleh terapis berpengalaman tanpa alat bantu, dipadukan dengan minyak khusus untuk memberikan efek hangat dan relaksasi. Tekanan pijatan pun disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing lansia.
”Ada lansia yang jalannya sudah susah, tentu tekanan pijatannya kami sesuaikan. Respons mereka sangat positif; beberapa di antaranya bahkan mengaku baru pertama kali merasakan pijat total dari kaki, tangan, pundak, hingga kepala. Mereka merasa lebih nyaman dan rileks,” tambahnya.
Manfaat langsung dari aksi sosial ini dirasakan oleh Stefanus Laku Mali warga kelurahan Fatubenao yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Stefanus yang sehari-hari sering mengeluhkan kaki pegal dan kaku saat berjalan ini mengaku sangat terbantu dengan adanya pijat gratis dari Relaxology.
“Saya bersyukur sekali ada kegiatan seperti ini. Badan saya, terutama kaki yang sering kaku karena asam urat, terasa jauh lebih ringan dan enteng setelah dipijat. Terapisnya juga ramah dan pijatannya pas untuk orang tua seperti kami. Kalau bisa, kegiatan seperti ini sering-sering dibuat,” tutur stefanus sembari tersenyum.
Melihat antusiasme yang tinggi dari masyarakat, pihak Relaxology berencana untuk memproyeksikan aksi sosial ini sebagai agenda tahunan, bergantung pada koordinasi dan kebijakan dari kantor pusat.
Selain berfokus pada kegiatan sosial bagi lansia, Relaxology juga aktif dalam berbagai kegiatan komunitas di Atambua. Dalam waktu dekat, mereka dijadwalkan akan membuka stan (open booth) dan menyediakan layanan terapi punggung gratis (free back therapy) dalam ajang lari (Run) di Atambua Plaza pada tanggal 6 mendatang, serta rutin berpartisipasi dalam kegiatan Car Free Day (CFD).








