Perkuat Benteng Perbatasan, di Ujung Timur Indonesia,Lapas Atambua dan Polres Belu  sinergi Amankan Natal  dan Tahun Baru 2026

ATAMBUA,Mediatihar.Com – Menjelang puncak perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua memperketat pengamanan. Sebagai langkah antisipasi, Lapas Atambua menggelar Apel Siaga di halaman utama dengan menggandeng jajaran Polres Belu, Kamis (18/12).

​Sinergi lintas instansi ini bertujuan untuk memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan selama momentum akhir tahun yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.

​Kepala Lapas (Kalapas) Atambua, Bambang Hendra Setyawan, yang memimpin langsung apel tersebut, menegaskan bahwa periode Nataru adalah masa kritis yang memerlukan perhatian khusus. Ia meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Lapas Atambua untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

​”Seluruh ASN diharapkan mampu mempersiapkan diri secara optimal, baik fisik, mental, maupun kedisiplinan. Tugas pengamanan dan pelayanan harus berjalan sesuai SOP yang ketat,” tegas Hendra.

​Ia juga memberikan peringatan keras kepada bawahannya untuk menjauhi segala bentuk penyimpangan hukum yang dapat mencoreng nama baik institusi.

​Kehadiran personel Polres Belu dalam apel ini memberikan dukungan teknis yang signifikan. Turut hadir Kasubag Ren AKP Martins Madeira, bersama tim instruktur ahli seperti Asep Ruspendi (Instruktur Penanganan Huru-Hara) dan IPDA Melky (Instruktur PBB).

​AKP Martins Madeira menekankan bahwa keamanan wilayah perbatasan hanya bisa dicapai melalui komunikasi yang solid antar-instansi. “Kami mengimbau agar seluruh personel tetap siaga dan meningkatkan patroli sambang. Sinergi yang kuat adalah kunci situasi kondusif,” ujarnya.

​Menutup rangkaian apel, seluruh petugas Lapas Kelas IIB Atambua langsung mengikuti latihan fisik, mental, dan disiplin (FMD). Latihan ini dirancang untuk memastikan setiap personel memiliki daya tahan dan kekompakan tinggi dalam menghadapi potensi gangguan keamanan.
​Kegiatan diakhiri dengan doa bersama, membawa harapan agar suasana di Lapas Atambua tetap aman, tertib, dan damai sepanjang perayaan Natal dan pergantian tahun di wilayah perbatasan RI-Timor Leste tersebut. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *