Fakta Terbaru di Balik Kerusuhan Atambua: Dari Aksi Pengeroyokan Hingga Hujan Batu

BERITA, DAERAH, HUKRIM2522 Views

BELU,Mediatihar.Com – Situasi di kawasan Pasar Baru Atambua, Kabupaten Belu, mendadak mencekam pada Selasa malam (18/2/2026). Perselisihan antar kelompok pemuda memicu aksi pengeroyokan dan perusakan rumah warga yang sempat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

​Kapolres Belu AKBP I Gede Putra Eka Astawa S.I.K melalui rilis resminya mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian tengah mendalami dua laporan polisi terkait tindak pidana pengeroyokan dan perusakan rumah yang terjadi dalam waktu berdekatan.

​Berdasarkan data yang dihimpun, rangkaian insiden ini bermula sekitar pukul 18.30 WITA di Homestay Filadelfia, Kelurahan Beirafu.

​Insiden Pertama (Pengeroyokan ASG): Berawal dari kesalahpahaman saat percakapan, pemuda berinisial ASG dikeroyok oleh sekelompok orang yang saat ini masih dalam penyelidikan (lidik). Korban mengalami luka di bagian tangan, kepala belakang, dan bahu kanan.

​Insiden Kedua (Perusakan Rumah): Sekitar pukul 19.30 WITA, ketegangan meluas hingga terjadi aksi saling lempar batu di sekitar area kost Filadelfia. Massa menyasar rumah milik warga berinisial RLB. Akibatnya, kaca jendela dan sejumlah fasilitas di teras rumah korban mengalami kerusakan berat.

​Insiden Ketiga (Pengeroyokan RLB): Puncak ketegangan terjadi sekitar pukul 20.15 WITA di kawasan Pasar Baru Atambua. Pemuda berinisial RLB dilaporkan menjadi korban pengeroyokan susulan hingga menderita luka serius di bagian kepala dan memar di sekujur tubuh.

​Aparat Satuan Sabhara Polres Belu yang tiba di lokasi segera membubarkan kerumunan massa guna mencegah bentrokan meluas. Sejumlah langkah strategis pun langsung diambil oleh pihak berwajib:

​Olah TKP: Petugas telah mendatangi lokasi untuk mengumpulkan bukti-bukti fisik.

​Evakuasi Korban: Memastikan para korban mendapatkan perawatan medis intensif di rumah sakit terdekat.

​Pengejaran Pelaku: Identitas para pelaku tengah diidentifikasi dan dalam proses pengejaran.

​Pengamanan Wilayah: Melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk meredam provokasi susulan.

​Hingga berita ini diturunkan, situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Belu dilaporkan telah berangsur kondusif dan terkendali.

​Polres Belu mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab di media sosial.

​”Kami meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh isu yang belum dipastikan kebenarannya. Serahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” tegas Kapolres Belu dalam keterangan tertulisnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *