Bukan Sekadar Janji! Masyarakat Puji Respon Kilat Pemda Belu Tuntaskan Jembatan Lamasi dalam Sehari

BERITA, DAERAH, EKONOMI647 Views

Hanya Sehari Pasca-Tinjauan, Pemkab Belu Tuntaskan Jembatan Darurat di Dusun Lamasi-Wedomu.

BELU, NTT, Mediatihar .Com– Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu dalam menangani infrastruktur pascabencana terbukti bukan sekadar isapan jempol. Hanya berselang satu hari setelah ditinjau langsung oleh Wakil Bupati, akses jembatan di Dusun Lamasi, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, kini sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan, Sabtu (07/03/2026).

​Pengerjaan jembatan darurat (plat) ini dilakukan secara gotong royong oleh warga Dusun Lamasi bersama pemerintah setempat. Langkah taktis ini merupakan respons langsung atas ambruknya deker (jembatan kecil) akibat terjangan air dan curah hujan tinggi yang sempat memutus total akses jalan antar-desa.

​Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belu, Ferdinand Hale Kin, menjelaskan bahwa pihaknya segera mengerahkan personel dan material tak lama setelah instruksi diberikan. Perbaikan ini sangat krusial karena jembatan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan Desa Manleten, Desa Takirin, dan Desa Dafala.

​”Hari ini kami mulai menangani deker yang roboh dengan menggunakan gelagar untuk memperlancar arus lalu lintas di wilayah Wedomu. Ini adalah langkah konkret merespon keluhan masyarakat agar mobilitas tidak terhambat,” ujar Ferdinand saat diwawancarai Mediatihar di lokasi pengerjaan.

​Sebelumnya, pada Jumat (06/03), Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, turun langsung memimpin peninjauan ke titik-titik terdampak cuaca ekstrem. Saat itu, Wabup menegaskan bahwa pemerintah akan segera menerjunkan alat berat dan memasang jembatan darurat sebagai solusi jangka pendek.

​”Kita pasang jembatan darurat agar mobilitas warga lancar kembali. Sambil berjalan, kita akan tinjau anggaran tahun ini; jika memungkinkan, akan langsung dibangun permanen,” tegas Wabup Vicente saat peninjauan tersebut.

​Kecepatan pemerintah dalam mengeksekusi perbaikan dalam waktu kurang dari 24 jam ini mendapat apresiasi luas dari warga setempat. Kepala Dusun Lamasi, Jefri Mite, mengungkapkan rasa leganya karena warga kini tidak lagi merasa khawatir saat bepergian ke Atambua.

​”Saya mewakili masyarakat Dusun Lamasi mengucapkan terima kasih banyak kepada Bupati dan Wakil Bupati, Ketua DPRD, Ketua Komisi 2, serta dinas terkait yang telah merespon keluhan kami dengan sangat cepat. Kini jalan sudah aman dan lancar tanpa rasa was-was lagi,” kata Jefri dengan nada riang.

​Jefri menambahkan bahwa keberadaan jembatan ini sangat membantu masyarakat dari wilayah Desa Takirin, Dafala, dan Wedomu yang setiap harinya bergantung pada akses jalan ini. Namun, ia tetap menaruh harapan agar di tahun depan jembatan tersebut dapat dipermanenkan.

​”Kami berharap semoga tahun depan jembatan yang menjadi poros desa ini sudah dibangun secara permanen agar ketahanan infrastruktur di wilayah kami lebih terjamin,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *