11 Ekor Paus Pilot Mati Terdampar dan Terjebak Pukat di Rote Ndao-NTT
ROTE,NTT.Mediatihar.com – Sebanyak 11 ekor paus pilot (Globicephala macrorhynchus) ditemukan mati setelah terjebak jaring pukat nelayan di perairan Desa Fuanfuni, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain belasan ekor yang mati, beberapa individu lainnya ditemukan dalam kondisi kritis.
Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Imam Fauzi, mengonfirmasi kejadian tersebut berdasarkan laporan tim di lapangan.
”Berdasarkan identifikasi dari teman-teman di lapangan, ada 11 ekor yang sudah mati,” ujar Imam kepada awak media, Selasa (10/3/2026).
Kawanan mamalia laut tersebut mulai terlihat muncul di area perairan dangkal pada Senin (9/3/2026) sore. Namun, Imam menegaskan bahwa pihak otoritas masih melakukan pendataan dan identifikasi mendalam di lokasi sehingga belum bisa menyimpulkan penyebab pasti fenomena tersebut.
Kapolsek Rote Barat Daya, Ipda Subur Gunawan, sebelumnya melaporkan bahwa gerombolan paus tersebut terjebak jaring nelayan. Pihak kepolisian setempat pun telah turun ke lokasi untuk memberikan bantuan awal.
Rencananya, bangkai belasan paus tersebut akan segera dikuburkan melalui kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat setempat, serta Ditpolairud Polda NTT.
Sebelum dikubur, tim dokter hewan dijadwalkan melakukan nekropsi (bedah bangkai hewan) untuk membedah penyebab kematian secara ilmiah.
”Penanganan belum selesai, sehingga laporan lengkap dari lapangan masih kami tunggu. Jika data sudah masuk, segera kami informasikan lebih lanjut,” tutup Imam.









