kunjungan kerja Asisten Operasional (Asops) Panglima TNI, Mayjen TNI Bobby Ridal Makmun ke kabupaten Belu.
RAIHAT,MEDIATIHAR.COM – Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, memanfaatkan kunjungan kerja Asisten Operasional (Asops) Panglima TNI, Mayjen TNI Bobby Ridal Makmun, di wilayah perbatasan RI–RDTL untuk menyampaikan sejumlah aspirasi strategis. Pemerintah Kabupaten Belu berharap TNI dapat mendukung penyediaan air bersih dan pembangunan infrastruktur di beranda terdepan negara tersebut.
Aspirasi itu disampaikan langsung oleh Wabup Belu dalam pertemuan bersama jajaran Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12/AY/2/2 Kostrad di Pos Turiskain, Kecamatan Raihat, Senin (25/5/2026).
Vicente berharap TNI dapat membantu warga di wilayah Lasiolat dalam pemenuhan kebutuhan air bersih. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi pompa hidram dari Kali Motamoru.
“Kami berharap adanya dukungan untuk membantu masyarakat di wilayah Lasiolat memperoleh akses air bersih melalui teknologi hidram dari Kali Motamoru. Teknologi ini diharapkan mampu mengalirkan air ke permukiman warga yang berada di daerah ketinggian,” ujar Vicente.
Selain masalah air bersih, Vicente juga menyerahkan proposal pembangunan Bendungan Welikis di wilayah Tasifeto Barat. Infrastruktur ini dinilai krusial untuk menjaga ketersediaan pasokan air jangka panjang sekaligus mendukung pengembangan sektor pertanian lokal.
Merespons hal tersebut, Asops Panglima TNI, Mayjen TNI Bobby Ridal Makmun, menegaskan bahwa kehadiran Satgas Pamtas tidak hanya untuk menjaga kedaulatan negara, tetapi juga wajib memberikan dampak dan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Kehadiran kami di sini untuk masyarakat. Apa yang dilakukan harus berdampak bagi mereka. Selain menjaga kedaulatan negara, Satgas juga harus menjadi bagian dari solusi di wilayah perbatasan,” tegas Bobby.
Bobby juga berpesan agar seluruh anggota Satgas Pamtas menjalankan tugas dengan profesional dan menghindari segala bentuk pelanggaran. Sebagai garda terdepan yang ditunjuk negara, prajurit diminta terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
“Laksanakan koordinasi yang baik. Jika ada hal-hal menonjol, segera laporkan secara berjenjang. Jaga kesehatan, jaga pergaulan, dan laksanakan tugas dengan baik karena bulan September nanti kalian akan purna tugas,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Komandan Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur, Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko, memaparkan sejumlah capaian jajarannya selama bertugas di perbatasan.
Selain rutin menggelar patroli keamanan, Satgas Pamtas aktif melakukan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Mulai dari rehabilitasi rumah warga, program bantuan ketahanan pangan, hingga pelayanan kesehatan gratis.
Guna mengoptimalkan pengawasan di garis perbatasan, Letkol Erlan melaporkan bahwa pihaknya rutin menggelar patroli digital.
”Kami juga melakukan patroli batas menggunakan live streaming pesawat nirawak (drone) yang terkoneksi langsung dengan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) TNI. Patroli ini intens dilakukan seminggu sekali,” pungkas Erlan.








