Sah! Magelhaen Lona Pimpin PBVSI Belu 2026-2030 ini Susunan Lengkap Pengurus

Ketum Pengprov PBVSI NTT, Wiston Rondo, resmi mengukuhkan kepengurusan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Belu masa bakti 2026–2030.

ATAMBUA, mediatihar.com – Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT, Wiston Rondo, resmi mengukuhkan kepengurusan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Belu masa bakti 2026–2030 di Atambua, Jumat (15/5). Pelantikan ini menjadi momentum kebangkitan organisasi voli di wilayah perbatasan RI-RDTL setelah sempat vakum atau “mati suri”.

​Magelhaen Andrias Lona, S.Pt., resmi menahkodai Pengkab PBVSI Belu berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 04.034/SKep/Pengprov-PBVSI NTT/IV/2026.

​Dalam arahannya, Wiston Rondo menegaskan bahwa kepengurusan baru ini memikul tanggung jawab besar, terutama menyambut NTT sebagai tuan rumah PON 2028. Ia mengingatkan agar pengurus tidak hanya terjebak dalam aktivitas seremonial.

​”PBVSI Belu tidak boleh hanya menjadi ‘pengurus baliho’. Fokus ke depan harus pada pembinaan usia dini, sertifikasi pelatih, peningkatan kualitas wasit, hingga penerapan sport science,” tegas Wiston.

​Ia optimistis karakter “petarung” atlet asal Belu akan menjadikan daerah ini kembali sebagai lumbung pemain berbakat untuk memperkuat tim NTT di kancah nasional.

​Ketua Umum Pengkab PBVSI Belu, Magelhaen Andrias Lona, mengakui tantangan utama adalah menghidupkan kembali roda organisasi yang mandek. Meski kegiatan voli di masyarakat tetap berjalan, payung hukum organisasi selama ini tidak berjalan maksimal.

​”Tugas pertama kami adalah konsolidasi internal. PBVSI harus hadir sebagai payung hukum bagi seluruh komunitas voli di Belu,” ujar Magelhaen.

​Dalam program 100 hari kerjanya, Magelhaen akan membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta guna meningkatkan intensitas turnamen. “Target kami jelas, atlet Belu harus berprestasi di PON 2028,” imbuhnya.

​Senada dengan itu, Ketua KONI Kabupaten Belu, Theodorus Manehitu Djuang, mengapresiasi langkah cepat Pengprov NTT dalam melegitimasi kepengurusan Belu. Menurutnya, keterbatasan anggaran bukan halangan jika semangat pembinaan tetap terjaga.

​”Mengurus olahraga itu yang utama adalah semangat. Apalagi saat ini pemerintah memberikan dukungan luar biasa melalui visi-misi pembangunan daerah,” ungkap Theodorus.

​Struktur kepengurusan ini melibatkan elemen birokrasi, TNI/Polri, hingga praktisi olahraga untuk memastikan pembinaan komprehensif dari tingkat desa hingga kabupaten.

Pelindung: Bupati Belu, Wakil Bupati Belu, Ketua DPRD Belu, Ketua KONI Belu, Dandim 1605/Belu, Kapolres Belu.

Ketua Umum: Magelhaen Andrias Lona, S.Pt.

Wakil Ketua I: Elvis Pedroso, S.T.

Sekretaris Umum: Ferdinan Paskalis Fernandez.

Bendahara Umum: Agustinus Viktor Manek.

Ketua Bidang Terkait:

Organisasi: Maria Emilinda A. Lau, S.STP.

Kompetisi & Pertandingan: Yanuarius R. Bere, S.Pd.Gr.

Perwasitan: Oktovianus Kehi, S.Pd.Gr.

Kepelatihan & Prestasi: Abdul Malik.

Hukum & Disiplin: Yakobus F. Nahak, S.H.

Voli Pantai: Heribertus Seran, S.E.

Humas & Publikasi: Hendrikus Haman, S.KM.

Promosi & Kerja Sama: Johanes M. Raga, S.H., M.H.

Usaha Dana: Akriana B. Dahoklory.

Sarana & Prasarana: Fitus Modestus Dedi Neta.

Kesehatan: Martha Naibuti, Amd.Kep.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *