Jalan Halilulik-laktutus Putus Total, Dinas PUPR Belu Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat
BELU, Mediatihar.com – Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan penangulan Bencana Daerah (BPBD) merespons cepat kerusakan infrastruktur di Kecamatan Nanaet Duabesi.
Tim teknis langsung diterjunkan untuk meninjau lokasi putusnya jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Nanaet Duabesi dan Kecamatan Tasifeto Barat, Kamis (05/03/2026).
Kerusakan parah ini dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang menyebabkan luapan air mengikis badan jalan hingga terjadi longsor. Akibatnya, akses transportasi bagi kendaraan roda dua, roda empat, maupun roda enam lumpuh total.
Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belu, Ferdinand Hale Kin, ST, memimpin langsung peninjauan lokasi bersama Kabid Bina Marga dan tim teknis. Ferdinand mengonfirmasi bahwa kerusakan tersebut tergolong serius dan memerlukan penanganan segera.
”Kami sudah melihat langsung kondisi di lapangan pada ruas jalan Halilulik-Fatubesi ini. Terjadi bencana tanah longsor yang menyebabkan akses terputus total. Sesuai perintah Bapak Bupati Belu, kami melakukan survei untuk penanganan darurat secepatnya,” ujar Ferdinand kepada mediatihar, Kamis (05/03).
Sebagai langkah awal, pihak PUPR dan BPBD berencana melakukan penanganan darurat agar mobilitas warga tidak terhambat terlalu lama.
”Rencananya kami akan mengantisipasi dengan pemasangan turap baru untuk ditimbun kembali sebagai penanganan darurat, sehingga minimal kendaraan roda dua dan roda empat bisa segera melintas,” tambahnya.
Bencana alam berupa tanah longsor dan tanah retak ini diketahui melanda kawasan Raikuak Wain, Desa Nanaet, pada Rabu (04/03/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. Jalur ini merupakan urat nadi transportasi yang sangat krusial bagi masyarakat di wilayah perbatasan, karena menghubungkan permukiman warga dengan pusat kecamatan.
Terkait pelaksanaan konstruksi permanen, Dinas PUPR akan segera berkoordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati Belu untuk menentukan langkah teknis dan anggaran selanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas PUPR mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mengancam wilayah perbatasan dalam beberapa waktu ke depan.














