Kisah dari Balik Jeruji: Cara Warga Binaan Atambua Berbakti untuk Ketahanan Pangan Nasional

BERITA, DAERAH, PERTANIAN1708 Views

Warga Binaan Lapas Atambua melakukan kegiatan penanaman Padi Varietas.

ATAMBUA,Mediatihar.Com– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua kembali mengoptimalkan lahan produktif melalui penanaman padi varietas Inpari di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Jumat (20/2).

Langkah ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus aksi nyata mendukung ketahanan pangan nasional.

​Padi yang ditanam merupakan bibit yang telah melalui proses penyemaian sejak Januari lalu. Penanaman dilakukan di atas lahan seluas 1,2 hektare dengan melibatkan warga binaan sebagai pelaksana utama di lapangan.

​Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja) Lapas Atambua, Andra Triyanto Sukabir, menyatakan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi Kabinet Merah Putih dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

​”Kami berkomitmen menjalankan pembinaan berbasis kemandirian. Warga binaan diberikan pendampingan komprehensif, mulai dari pengolahan lahan hingga perawatan intensif, agar mereka memiliki keterampilan agribisnis yang mumpuni saat bebas nanti,” ujar Andra.

​Kepala Lapas Atambua, Bambang Hendra Setyawan, optimistis hasil panen kali ini akan melampaui capaian sebelumnya. Mengingat masa tunggu panen sekitar empat bulan, pihaknya terus memantau kualitas perawatan tanaman.

​”Berkaca pada hasil panen lalu yang memuaskan, kami berharap kegiatan ini memotivasi semua pihak untuk tetap produktif. Ini adalah bukti bahwa keterbatasan fisik di Lapas bukan penghalang untuk berkontribusi bagi stok pangan lokal,” kata Hendra.

​Manfaat program ini dirasakan langsung oleh warga binaan. Hendrikus, salah satu peserta program asimilasi, mengaku mendapatkan nilai lebih dari sekadar keterampilan bertani.

​”Di sini saya belajar disiplin dan tanggung jawab. Pembinaan ini menyiapkan mental saya untuk memulai lembaran baru dengan keterampilan yang nyata,” ungkap Hendrikus di sela-sela aktivitas menanam.

​Melalui optimalisasi lahan SAE ini, Lapas Atambua berharap program reintegrasi sosial dapat berjalan efektif, mengubah warga binaan menjadi pribadi yang produktif dan mandiri sebelum kembali ke masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *