Gudang Senjata Lapas Atambua Diaudit, Polres Belu Pastikan Persenjataan Siap Siaga

BERITA, DAERAH, HUKRIM806 Views

​ATAMBUA, Mediatihar.Com– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua memperketat sistem keamanan melalui audit dan inventarisasi menyeluruh terhadap senjata api organik maupun non-organik. Langkah ini dilakukan bersama Satuan Intelkam Polres Belu sebagai bagian dari strategi penguatan deteksi dini, Selasa (13/1/2026).

​Pemeriksaan yang berlangsung di ruang Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) ini bertujuan untuk memastikan seluruh sarana pertahanan dalam kondisi siap siaga dan sesuai dengan standar prosedur operasional.

​Audit Fisik dan Administrasi Secara Mendetail Kepala Seksi Administrasi Keamanan & Tata Tertib (Adm. Kamtib) Lapas Atambua, Jeremias Gusmao, menjelaskan bahwa kolaborasi ini rutin dilakukan untuk memverifikasi kelengkapan administrasi hingga kondisi fisik persenjataan di gudang Lapas.

​”Kami ingin memastikan seluruh aset keamanan terdaftar, layak pakai, dan jumlah amunisi sesuai dengan catatan. Ini adalah komitmen kami dalam mendukung tugas pengamanan yang akuntabel,” tegas Jeremias.

​Tim dari Polres Belu yang dipimpin oleh Kanit IV Kamneg Sat Intelkam, Lucky Christanto, melakukan pengecekan mendalam mulai dari senjata laras panjang, laras pendek, hingga alat pengaman non-lethal (tidak mematikan).

​Hasil Pemeriksaan: Kondisi Prima
​Berdasarkan hasil audit fisik, pihak kepolisian melaporkan bahwa seluruh inventaris senjata di Lapas Atambua dalam status aktif dan terawat dengan baik. Rincian alat pertahanan yang diperiksa meliputi:
​Senjata Laras Panjang: Shotgun 12 GA didukung 350 butir amunisi.
​Senjata Laras Pendek: Jenis P3 (285 peluru karet, 222 peluru tajam) dan Revolver .32.Senjata Non-Lethal: 7 unit Pepper Spray, JPX Pepper (69 amunisi), serta 3 unit pelontar gas air mata Byrna HD.

​”Secara keseluruhan, sarana keamanan tercatat dalam kondisi prima dan siap digunakan sewaktu-waktu jika terjadi keadaan darurat,” lapor Lucky Christanto.

​Rekomendasi Peningkatan Standar Keamanan
​Meski kondisi senjata dinyatakan baik, Polres Belu memberikan catatan teknis sebagai langkah peningkatan standar keamanan ke depan. Salah satunya adalah rekomendasi penggantian lemari penyimpanan senjata yang saat ini masih berbahan kayu agar segera diganti dengan brankas khusus berbahan besi.

​Langkah preventif ini diharapkan dapat menjamin tertib administrasi serta memperkuat kewaspadaan personel dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam Lapas, demi keselamatan petugas, warga binaan, maupun lingkungan sekitar.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *