BPBD Belu salurkan Bantuan logistik bagi warga terdampak kebakaran di halikelen Desa Naekasa, kecamatan Tasifeto Barat.
BELU, Mediatihar.com – Pemerintah Kabupaten Belu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak kebakaran di Halikelen, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Rabu (22/04/2026).
Langkah respons cepat ini dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Belu, drg. Maria Ansilla F. Eka Mutty. Bantuan diserahkan kepada keluarga Bapak Silas Taseseb yang mengalami kerugian besar setelah bangunan dapur beserta aset penting miliknya ludes dilalap si jago merah pada Sabtu (18/04) lalu.
Dalam penyerahan secara simbolis, drg. Ansilla mengungkapkan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kehadiran dan kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tertimpa kemalangan.

”Bantuan ini meliputi kebutuhan mendesak seperti bahan pangan (beras), material bangunan berupa seng, serta peralatan dapur dan kompor. Kami berharap ini dapat meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar pasca-musibah,” ujar drg. Ansilla.
Berdasarkan hasil kaji cepat tim BPBD di lapangan, kebakaran yang terjadi pada Sabtu pagi tersebut tidak hanya menghanguskan bangunan fisik dapur. Sejumlah aset produktif dan barang berharga milik korban turut menjadi abu, di antaranya:
1 unit traktor tangan (hand tractor).
2 unit mesin pompa air.
Stok hasil pertanian berupa padi dan jagung.
Peralatan masak besar yang baru dibeli untuk keperluan pesta pernikahan.
Total kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Maria Ade Nahak, pemilik rumah yang juga merupakan Ibu Dusun setempat, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian serius dari pemerintah daerah. Ia menyebutkan bahwa BPBD telah memantau kondisi mereka sejak awal kejadian.
”Kami sangat bersyukur. Ibu Kepala Badan sudah datang meninjau sejak sore hari setelah kejadian, dan hari ini kembali membawa bantuan. Kami hanya bisa berdoa semoga Tuhan memberkati tugas dan tanggung jawab seluruh staf BPBD,” ungkap Maria dengan emosional.
Menutup kunjungannya, drg. Ansilla mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Belu untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pemicu kebakaran, terutama di area dapur dan terkait instalasi listrik.
”Kami meminta warga lebih berhati-hati. Pastikan api kompor atau tungku sudah padam total dan instalasi listrik dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” pungkasnya.














