Belu,Mediatihar.Com – Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, secara resmi meluncurkan program “Healthy Latrines for Frontier Poorest Households” di Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Sabtu (10/01/2026). Program ini menyasar pembangunan fasilitas sanitasi (WC) sehat bagi 65 kepala keluarga (KK) kategori prasejahtera di wilayah perbatasan tersebut.
Dalam sambutannya, Wabup Vicente menegaskan bahwa meskipun pembangunan WC terlihat sederhana, dampaknya sangat krusial bagi peningkatan taraf hidup dan kesehatan masyarakat.
Wabup Vicente menjelaskan bahwa sanitasi yang buruk merupakan salah satu indikator utama kemiskinan. Berdasarkan data Data Terpadu Kesejahteraan Masyarakat (DTCM), terdapat sekitar 8.000 hingga 9.000 KK di Kabupaten Belu yang masuk dalam kategori miskin ekstrem.
”Dengan adanya fasilitas WC sehat ini, kita berharap keluarga yang berada di desil 1 (kelompok ekonomi terendah) bisa bergeser ke desil 2. Kehidupan yang lebih sehat akan mendorong produktivitas masyarakat,” ujar Wabup Vicente.
Keberhasilan program ini, menurut Wabup, tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan pihak swasta. Ia menyampaikan apresiasi kepada Direktur Cirma, Yayasan Media Flores, Yayasan Sanbintang, serta para tokoh adat dan masyarakat yang telah bersinergi.
Selain fokus pada sanitasi, Pemkab Belu juga tengah mendorong penguatan di sektor lain:
Ketahanan Pangan: Mengadopsi pola program Tani Merdeka seperti di Desa Fatubaa, di mana petani diajarkan mandiri dalam memproduksi pupuk dan pestisida.
Pemberdayaan Ekonomi: Rencana perluasan program ke Desa Fatuketi melalui integrasi Food Estate dan Koperasi Merah Putih.
Menutup arahannya, Wabup Vicente menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar seperti sanitasi dan pangan adalah langkah nyata dalam mendukung visi Presiden terkait ketahanan nasional.
”Melalui kolaborasi ini, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Belu secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam acara peluncuran tersebut Camat Kakuluk Mesak, Direktur CIRMA, Kepala Desa Kabuna, serta tokoh lintas agama dan masyarakat penerima manfaat.
