Wakil Bupati Belu vicente Hornai gonsalves memimpin rapat koordinasi persiapan menjelang pergelaran Festival Fulan Fehan ke-4 tahun 2026.
ATAMBUA,MEDIATIHAR.COM– Pemerintah Kabupaten Belu mulai mematangkan persiapan menjelang pergelaran Festival Fulan Fehan ke-4 tahun 2026. Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, menegaskan agar seluruh instansi terkait melakukan persiapan secara matang demi menyambut para tamu domestik maupun mancanegara.
Hal tersebut disampaikan Wabup Belu saat memimpin rapat koordinasi persiapan di Ruang Rapat Lantai Satu Kantor Bupati Belu, Selasa (2/6/2026). Kegiatan tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 25 hingga 27 Juni 2026.
”Persiapan yang kita lakukan harus yang terbaik karena kita akan menyambut tamu-tamu istimewa, seperti Wali Kota Darwin dan Presiden Republik Demokratik Timor Leste. Saya berharap kita mampu memberikan kesan yang baik agar pariwisata dan budaya kita dikenal lebih luas,” ujar Vicente.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Belu, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat se-Kabupaten Belu.
Dalam arahannya, Vicente menyampaikan pesan dari Bupati Belu yang meminta seluruh dinas dan instansi mengambil peran aktif serta bertanggung jawab di setiap tahapan persiapan. Mengingat skala acara yang melibatkan tamu kehormatan, ia mengingatkan agar fasilitas pendukung, seperti kualitas sistem pengeras suara (sound system), harus diprioritaskan.
Secara khusus, Vicente meminta Camat Lamaknen dan jajarannya untuk menampilkan kekayaan budaya daerah secara utuh. Daya tarik utama yang akan disuguhkan meliputi:
Penampilan tarian adat khas Belu.
Representasi tata cara kehidupan masyarakat lokal.
Keunikan ragam budaya lainnya.
Benteng Tujuh Lapis Jadi Sorotan Utama
Selain pertunjukan budaya, situs bersejarah Benteng Tujuh Lapis juga diminta menjadi salah satu fokus utama dalam festival ini. Vicente menekankan pentingnya penyampaian sejarah dan nilai edukasi dari situs tersebut secara jelas kepada para pengunjung.
”Ketika mereka pulang ke daerah asalnya, mereka membawa cerita tentang Belu. Itulah promosi yang paling efektif,” tambahnya.
Menutup arahannya, Wabup Belu mengingatkan agar seluruh tugas yang telah didelegasikan kepada masing-masing OPD dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kesuksesan festival ini diharapkan tidak hanya memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu, tetapi juga membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah Kabupaten Belu.
”Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran dan komitmen Bapak dan Ibu sekalian untuk menyukseskan acara besar ini,” pungkas Vicente.
