Bupati Willy Lay Dorong Budidaya Sengon dan Porang di Lahan Marginal
ATAMBUA,Mediatihar.Com– Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, menekankan pentingnya pemanfaatan lahan marginal melalui penanaman pohon sengon sebagai solusi konkret pengentasan kemiskinan di Kabupaten Belu.
Hal tersebut disampaikan Bupati usai melantik Pimpinan Jabatan Tinggi Pratama di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Belu, Kamis (19/02/2026).

Bupati Willy Lay mengungkapkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Belu masih tergolong tinggi. Sebagai langkah strategis, ia mengajak masyarakat untuk mulai melihat potensi ekonomi dari tanaman kehutanan dan pertanian produktif.
”Kita bisa tanam pohon sengon di lahan marginal, dan di bawahnya ditanami porang. Sengon ini adalah tabungan masa depan. Jika satu keluarga memiliki 100 pohon, dalam tujuh hingga delapan tahun ke depan nilainya bisa mencapai Rp100 juta. Itu cukup untuk membangun rumah,” ujar Bupati Willy Lay.
Sinergi “Korve” dan Ekonomi Produktif
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa semangat “korve” atau kerja bakti bersama tidak boleh hanya terbatas pada urusan kebersihan lingkungan, tetapi juga harus diarahkan pada upaya keluar dari jerat kemiskinan.
Ia mencontohkan keberhasilan warga di Desa Lasiolat yang mampu meraup penghasilan lebih dari Rp60 juta per tahun hanya dari satu hektar tanaman porang yang ditanam di sela-sela tegakan pohon.
“Saya pastikan dengan kerja keras dan kolaborasi bersama TNI, Forkopimda, serta masyarakat, angka kemiskinan akan berkurang. Kita harus berani bekerja ekstra, bila perlu 8 hingga 10 jam sehari,” tegasnya.








