Turun ke Lapangan, Wakil Bupati Belu Pastikan Stok Pangan Murah Tersedia bagi Warga

BERITA, DAERAH, EKONOMI553 Views

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah.

ATAMBUA, Mediatihar.Com– Guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini dipusatkan di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu pada Jumat (13/2/2026).

​Program ini merupakan kolaborasi antara Pemkab Belu, Perum Bulog Cabang Atambua, dan PT Cipta Laku Lestari. GPM kali ini dilaksanakan sebagai bagian dari aksi serentak nasional yang dibuka secara resmi oleh Menteri Pertanian, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., melalui pertemuan virtual.

​Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, yang hadir didampingi jajaran Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah, meninjau langsung jalannya transaksi di lokasi. Sebagai simbol dimulainya kegiatan, Wakil Bupati secara simbolis melakukan transaksi pembelian bersama salah satu warga.

​”Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga akibat meningkatnya permintaan menjelang Puasa, Idul Fitri, Imlek, dan Paskah tahun 2026,” ujar wakil Bupati Belu vicente Hornai gonsalves

​Dalam pasar murah ini, komoditas yang disediakan dijual dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding harga pasar konvensional. Beberapa rincian harga komoditas utama meliputi:
​Beras: Rp12.000/kg (atau Rp60.000 per kemasan 5 kg).
​Gula Pasir: Rp20.000/kg.
​Komoditas Lain: Terong, tomat, dan ikan nila segar.

Sejak pagi hari, warga Atambua tampak memadati lokasi kegiatan. Ibu Meriana, salah satu pembeli, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini di tengah tren kenaikan harga bahan pokok.

​”Kami merasa sangat terbantu, apalagi menjelang hari raya besar. Harga kebutuhan pokok sedang naik, jadi kegiatan ini sangat meringankan beban kami,” ujar Meriana.

​Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Belu berkomitmen untuk terus menjaga ketahanan pangan daerah, menekan angka inflasi, serta memastikan masyarakat dapat merayakan hari besar keagamaan dengan tenang dan penuh sukacita.