Target Satu Tahun, Direktur Baru Perumda Air Minum Belu Fokus Babat Sambungan Liar

Antonius K.K. Jumadi Manek, SE., MM  Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kabupaten Belu.

​ATAMBUA,Mediatihar.Com – Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, resmi melantik Antonius K.K. Jumadi Manek, SE., MM sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kabupaten Belu masa jabatan 2026–2031. Pelantikan yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Belu pada Selasa (27/1/2026) ini membawa misi besar: perbaikan layanan dalam waktu satu tahun.

​Dalam arahannya, Wabup Vicente menegaskan bahwa Direktur Perumda yang baru memikul tanggung jawab ganda, yakni sebagai pelayan kebutuhan dasar publik sekaligus mesin penggerak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
​”Perumda Air Minum memiliki peran ganda; sebagai institusi pelayanan publik sekaligus badan usaha daerah. Keduanya harus berjalan seimbang,” ujar Vicente.

​Wabup Vicente mendesak adanya pembenahan menyeluruh, dimulai dari level internal organisasi. Ia meminta Antonius segera melakukan konsolidasi untuk menyatukan visi seluruh pegawai tanpa adanya sekat konflik kepentingan.

​”Buang segala perbedaan. Konflik sekecil apa pun dalam organisasi akan memperburuk kinerja perusahaan. Semua harus bergerak bersama demi pelayanan,” tegasnya.

​Menanggapi arahan tersebut, Antonius Jumadi Manek menyatakan kesiapannya untuk melakukan pembenahan teknis di lapangan. Salah satu tantangan kronis yang akan segera ia tuntaskan adalah maraknya sambungan perpipaan ilegal (liar).

​”Fokus utama kita saat ini adalah membenahi sambungan perpipaan liar. Selain itu, kami akan mendata ulang seluruh jaringan perpipaan yang ada agar lebih mudah dalam pengawasan dan kontrol,” jelas Antonius.

​Selain penertiban administrasi dan teknis, Antonius menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sumber mata air baru sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih di Kabupaten Belu.

​”Kami berharap dukungan pemerintah terus mengalir, terutama dalam pengembangan sumber mata air baru agar persoalan air bersih di Belu bisa segera teratasi secara berkelanjutan,” pungkasnya.

​Antonius terpilih memimpin Perumda Air Minum Belu setelah melalui proses seleksi terbuka yang ketat, dan kini publik menanti realisasi target satu tahun yang diberikan pemerintah. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *