RM Satu Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Atambua Mangkir, Polisi Lakukan Upaya Jemput Paksa

BERITA, DAERAH, HUKRIM854 Views

Ket: foto ilustrasi: RM Mangkir Polisi Lakukan Upaya Jemput Paksa 

​ATAMBUA, Mediatihar.Com – Salah satu terduga pelaku kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur berinisial RM, mangkir dari panggilan pertama penyidik Satreskrim Polres Belu. Kasus yang diduga terjadi di Hotel Setia, Atambua ini tengah menjadi perhatian publik.

​Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini pihak terlapor RM maupun kuasa hukumnya tidak memberikan konfirmasi terkait ketidakhadiran tersebut.

​”Sampai saat ini tidak ada konfirmasi dari terlapor RM maupun kuasa hukumnya. Tim penyidik tengah melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai KUHAP untuk menemukan yang bersangkutan guna diambil keterangannya,” ujar AKBP I Gede Eka melalui pesan WhatsApp, Sabtu (7/2/2026).

​Sebelumnya, penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) telah memeriksa dua terlapor lainnya, yakni penyanyi jebolan Indonesian Idol, Piche Kota (PK), dan seorang pria berinisial R alias Rivel, pada Senin (2/2/2026).

​Pantauan di lokasi, PK tiba di Mapolres Belu sekitar pukul 14.57 WITA menggunakan mobil Toyota Avanza. Mengenakan hoodie putih abu-abu, PK tampak menunduk saat dikawal masuk ke ruang pemeriksaan. Sementara itu, Rivan tiba lebih awal pada pukul 14.30 WITA dengan mengenakan kemeja hitam.

​Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Rio Rinaldy Panggabean, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa kedua terlapor tersebut menjalani pemeriksaan maraton selama kurang lebih delapan jam di ruangan terpisah.

​Kuasa hukum PK dan Rivan, Ian Gilbert Ranga Boro, menegaskan bahwa kehadiran kliennya adalah bentuk kooperatif terhadap proses hukum yang berlaku. Ia menyebutkan ada sekitar 30 pertanyaan yang diajukan penyidik selama pemeriksaan yang berakhir hingga pukul 23.21 WITA tersebut.

​”Klien kami diperiksa dengan status sebagai saksi terlapor. Kami menghormati proses hukum yang ada,” kata Ian kepada awak media di depan Unit PPA Polres Belu.

​Terkait kelanjutan agenda profesional PK di Jakarta, Ian menyatakan belum bisa memberikan informasi lebih lanjut. “Mengenai apakah PK akan kembali ke Jakarta atau tetap melaksanakan konser, kami masih memantau perkembangan penyidikan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *