Belu, Mediatihar.com – Anggota DPRD Kabupaten Belu, Yonas Engelbert Talok, S.Pd, M.I.Pol., menggelar reses di Desa Fatulotu dan Debululik, Rabu (22/10/2025), guna menjaring aspirasi masyarakat sebagai dasar penyusunan program pembangunan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Yonas Talok, yang juga menjabat Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Belu, menerima berbagai masukan dari warga kedua desa. Masyarakat Desa Fatulotu mengapresiasi pelaksanaan reses ini dan menyampaikan sejumlah aspirasi prioritas.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Yonas Talok yang telah sudi mendengarkan keluhan kami,” ujar salah seorang warga Fatulotu.
Aspirasi utama yang disampaikan adalah perbaikan dan peningkatan jalan Ailomea-Fatubesi, yang menjadi akses utama perekonomian dan sosial. Warga juga mengharapkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor dan mesin perontok padi untuk kelompok tani.
Selain itu, warga Fatulotu mengusulkan pembangunan irigasi tersier sepanjang 100 meter di area persawahan dekat Gereja St. Petrus Lahurus, serta penyediaan sarana air bersih bagi warga Dusun Lahurus dan Fatubesi.
Sementara itu, masyarakat Desa Debululik menyampaikan aspirasi terkait perbaikan akses jalan Sisi Fatuberal-Ekin hingga batas Lutaratho. “Kondisi jalan yang rusak sangat menghambat aktivitas kami,” keluh seorang warga Debululik.
Warga Debululik juga mengusulkan pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air minum bersih, serta program pembangunan rumah layak huni.
Perhatian terhadap sektor pendidikan juga menjadi aspirasi penting. Warga berharap Pemerintah Daerah memberikan izin operasional bagi SMPN kelas jauh Piebulak.
“Kami sangat berharap agar SMPN kelas jauh ini segera mendapatkan izin operasional, agar anak-anak kami bisa bersekolah dengan layak,” tutur seorang tokoh masyarakat Debululik.
Warga Desa Debululik menyampaikan apresiasi khusus kepada Yonas Talok, karena menjadi satu-satunya anggota DPRD yang melaksanakan reses di desa mereka selama ini.
Sebagai respons awal, Yonas Talok memberikan bantuan bibit jagung sebanyak 60 kg untuk kelompok tani di Desa Fatulotu, 35 kursi untuk SMPN kelas jauh Piebulak di Desa Debululik, serta bantuan seng untuk pembangunan gedung darurat.
“Semua aspirasi ini akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam penyusunan program pembangunan daerah. Saya berkomitmen memperjuangkan aspirasi ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Belu,” tegas Yonas Talok.
Kegiatan reses ini diharapkan menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah daerah, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.














