
RAIMANUK,MEDIATIHAR.COM – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Belu dari Fraksi Partai Gerindra, Januaria Awalde Berek, menggelar Reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Desa Mandeu Raimanus, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu. Agenda tersebut bertujuan untuk mendengarkan dan menyerap secara langsung berbagai aspirasi masyarakat setempat.

Dalam forum dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan prioritas yang mencakup sektor ekonomi, infrastruktur, sanitasi, hingga kebutuhan energi dasar.
Beberapa poin penting yang menjadi aspirasi warga meliputi:
Pengembangan Ekonomi Lokal: Permohonan bantuan benang bagi kelompok penenun di Kukun, serta pengadaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) untuk pembuatan bedengan dan budidaya hortikultura.
Infrastruktur dan Sanitasi: Peningkatan kualitas ruas jalan penghubung dari Kantor Desa menuju Dusun Tintua, Dusun Badarai, Dusun Bekotaruik, dan Dusun Fatuaruin, serta pemenuhan ketersediaan akses air bersih.
Isu paling mendominasi dalam reses tersebut adalah belum tersedianya akses jaringan listrik di Dusun Bekotaruik dan Dusun Fatuaruin.

Berdasarkan hasil diskusi bersama warga dan perwakilan UPTD Dinas Kehutanan Provinsi NTT di Belu, disepakati rekomendasi pembuatan Memorandum of Understanding (MoU) antara Dinas Kehutanan dan PT PLN (Persero) guna memperlancar pembangunan jaringan listrik yang melintasi kawasan tersebut.
Catatan Penting: Warga mengungkapkan bahwa surat permohonan izin perlintasan kawasan telah diajukan kepada Balai Perhutanan Sosial sejak 24 Juni 2026.
Warga menaruh harapan besar agar momentum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tahun ini dapat menjadi titik balik hadirnya “kemerdekaan energi” melalui masuknya aliran listrik ke kedua dusun tersebut.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Januaria Awalde Berek menegaskan komitmennya untuk mengawal dan menindaklanjuti seluruh aspirasi masyarakat ke tingkat Pemerintah Daerah Kabupaten Belu serta instansi teknis terkait.





