Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra(foto: tribratanewsntt)
KUPANG, Mediatihar.Com– Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) membantah kabar yang menyebutkan bahwa Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda NTT telah bertemu dengan keluarga almarhum Fransiskus Xaverius Asten. Klarifikasi ini dikeluarkan untuk meluruskan informasi yang telanjur beredar di salah satu media daring (online).
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada agenda pertemuan maupun audiensi antara Irwasda dengan pihak keluarga korban.
“Informasi yang menyebutkan keluarga korban sudah bertemu dengan Irwasda Polda NTT itu tidak benar. Sampai saat ini belum ada pertemuan yang dilakukan,” ujar Henry di Mapolda NTT, Selasa (17/3/2026).
Meski membantah kabar pertemuan tersebut, Henry memastikan pihaknya tetap membuka pintu bagi keluarga almarhum jika ingin mencari kejelasan terkait penanganan kasus yang tengah berjalan di Polres Belu.
Ia menjelaskan bahwa Irwasda siap menerima pengaduan melalui mekanisme resmi yang difasilitasi oleh Bidang Humas Polda NTT.
“Apabila pihak keluarga ingin menyampaikan pengaduan, kami akan memfasilitasi. Bapak Irwasda siap menerima melalui mekanisme yang ada untuk kemudian ditindaklanjuti sesuai prosedur,” tambahnya.
Terkait perkembangan kasus kematian Frans Asten, Henry menegaskan bahwa Satreskrim Polres Belu masih terus bekerja. Polda NTT juga terus memantau jalannya penyelidikan agar tetap berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.
Di akhir keterangannya, ia mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam menyerap informasi dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Kami mengajak masyarakat agar bijak menyikapi informasi serta mempercayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian yang bekerja secara profesional dan transparan,” pungkas Henry.
Sumber: tribratanewsntt.com
