Lepas Jabatan di Rumah Tuhan, Wabup Belu Sentil ASN: Negara Sudah Kasih Kesejahteraan, Mana Kerja Nyata?

Ket:Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonsalves, S.T., mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan momentum kemerdekaan sebagai ruang evaluasi (foto:MT)

ATAMBUA, MEDIATIHAR.COM – Pemerintah Kabupaten Belu menggelar Misa Syukur Kenegaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gereja Katedral Santa Maria Immaculata Atambua, Sabtu (15/8/2026).

​Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonsalves, S.T., mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan momentum kemerdekaan sebagai ruang evaluasi dan refleksi mendalam atas kontribusi pelayanan mereka kepada masyarakat.

​”Di dalam gereja, di rumah Tuhan, kita semua sama sebagai umat Katolik. Di luar saya memang Wakil Bupati, tetapi di sini saya adalah seorang umat,” ujar Vicente.

​Ia menegaskan pentingnya evaluasi kinerja dan dedikasi jajaran ASN yang selama ini telah mendapatkan jaminan kesejahteraan dari negara. Menurutnya, hak dan kesejahteraan yang diterima ASN harus dibayar tuntas melalui kerja nyata dan pelayanan publik yang humanis.

​”Sebagai pelayan masyarakat, apa yang sudah kita buat untuk daerah dan negeri ini? Negara sudah memberikan kesejahteraan bagi Bapak dan Ibu ASN. Tugas dan tanggung jawab kita sekarang adalah menyejahterakan masyarakat Kabupaten Belu,” tegas Vicente.

​Vicente secara khusus menyoroti tantangan besar yang masih dihadapi daerah, terutama penanganan angka kemiskinan yang tergolong tinggi. Berdasarkan data daerah, persentase kemiskinan di Kabupaten Belu masih mencapai 41 persen dari total Kepala Keluarga (KK). Jika dihitung berdasarkan jumlah jiwa, angka tersebut mendekati 50 persen dari total populasi 231 ribu jiwa.

​”Kemiskinan menjadi tugas dan tanggung jawab kita semua sebagai ASN untuk diturunkan. Saya berharap Misa Kebangsaan ini memberikan refleksi mendalam bagi kita semua untuk bekerja lebih keras dan berkolaborasi membangun Rai Belu dengan pelayanan cinta dan kasih,” tambahnya.

​​Senada dengan Wabup, Deken Belu Utara Romo Agustinus Bere, Pr., dalam khotbahnya mengingatkan bahwa kemerdekaan merupakan anugerah yang harus diisi dengan persatuan dan karya nyata. Ia mengimbau seluruh aparatur pemerintah dan umat untuk menanggalkan ego pribadi maupun sektoral.

​“Singkirkan ego pribadi dan ego sektoral karena musuh kita bersama adalah kemiskinan dan ketidaksejahteraan. Mari kita hadir di tempat tugas dan menjalankan pengabdian secara baik,” imbau Romo Agustinus.

​Sementara itu, Romo Kris Fallo, Pr., yang memimpin Perayaan Ekaristi bersama Imam Konselebran, turut mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan sesuai dengan profesi dan tanggung jawab masing-masing.

​Misa Kenegaraan yang diiringi Paduan Suara Abdi Praja ini berlangsung khidmat. Turut hadir dalam perayaan tersebut jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten Belu beserta pengurus, para Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, perwakilan Dharma Wanita Persatuan, unsur TNI/Polri, serta ratusan ASN di lingkungan Pemkab Belu.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *