Langkah Strategis Pemkab Belu Atasi Masalah Kesehatan di Batas Negeri

Ket: Atasi Stunting dan Gizi Buruk, Pemkab Belu Gandeng Bappenas dan KITA SEHAT dalam Program 8 Tahun(foto:MT).

ATAMBUA,MEDIATIHAR.COM – Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, menerima kunjungan kerja dan audiensi dari perwakilan Program KITA SEHAT bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI di Ruang Kerja Bupati Belu, Senin (27/7/2026). Pertemuan ini menandai dimulainya kolaborasi jangka panjang selama delapan tahun untuk mendongkrak kualitas kesehatan dan gizi masyarakat di Kabupaten Belu.

​Rombongan dipimpin oleh Subnational Lead KITA SEHAT Lila Dwi, didampingi Pimpinan KITA SEHAT Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dr. Teda Littik. Turut hadir perwakilan Bapperida Provinsi NTT Terezinha de Carvalho, Staf Unit Kesehatan Kedutaan Besar Australia Ellen Paat, serta dua perwakilan Direktorat Kesehatan dan Gizi Bappenas RI, yakni C. Isqy Karima Puteri (Tenaga Ahli Dayaguna) dan Khairissa Nabila Adriani (Perencana Ahli Pertama).

​Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Kabupaten Belu sebagai salah satu lokus penerima program komprehensif yang diinisiasi lewat kerja sama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia tersebut.

​”Atas nama Pemerintah Kabupaten Belu dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan selamat datang. Kami juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi NTT maupun Bappenas RI. Hari ini kami mendapatkan sebuah program luar biasa yang memang sangat kami butuhkan, khususnya di bidang kesehatan,” ujar Vicente.

​Vicente memaparkan, Kabupaten Belu saat ini masih menghadapi tantangan kesehatan yang cukup berat. Angka tengkes (stunting) dan gizi buruk di wilayah tersebut dinilai masih tinggi. Kondisi ini kian diperparah oleh dampak perubahan iklim dan ketidakpastian ekonomi masyarakat, di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah (APBD).

​”Kami sangat bersyukur dengan kehadiran program KITA SEHAT ini. Program ini sangat tepat sasaran. Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan lancar, berkelanjutan, serta dapat diperluas untuk mendukung sektor-sektor lain yang membutuhkan perhatian,” tambahnya.

​Guna menyukseskan program yang direncanakan berjalan hingga delapan tahun ke depan, Pemerintah Kabupaten Belu berkomitmen memberikan dukungan penuh. Pemkab Belu telah menyiapkan ruang kerja khusus di lingkungan Bappeda Kabupaten Belu untuk tim teknis.

​Sebagai langkah awal, pembahasan teknis pelaksanaan program dijadwalkan berlangsung pada Selasa (28/7/2026) dengan melibatkan:

​Dinas Kesehatan Kabupaten Belu

​Dinas Peternakan Kabupaten Belu

​Dinas Pertanian Kabupaten Belu

​Bappeda Kabupaten Belu

​”Kehadiran rekan-rekan sekalian berarti kami mendapatkan sahabat baru yang peduli pada kemajuan masyarakat Belu. Kami pastikan seluruh potensi daerah akan dikerahkan demi keberhasilan program ini,” pungkas Vicente.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *