Langkah Nyata Pemerintah Belu: Bimtek Registrasi Izin Edar Pangan, Obat, dan Kosmetik

BERITA, DAERAH, EKONOMI484 Views

Atambua, Mediatihar.com – Pemerintah Kabupaten Belu melalui Loka POM Kabupaten Belu menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pendampingan Registrasi Izin Edar Produk Pangan Olahan, Obat Bahan Alam, dan Kosmetik. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, di Aula Hotel Nusantara 2 Atambua, Selasa (25/11/2025).

Kegiatan yang menjadi langkah nyata pemerintah mendukung UMKM lokal diikuti oleh 40 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta perwakilan dari 12 instansi terkait. Kehadiran kedua pihak ini menunjukkan sinergi dalam upaya meningkatkan kualitas dan keamanan produk yang diproduksi di Kabupaten Belu.

Dalam sambutannya, Bupati Willy Lay menyampaikan syukur atas terselenggaranya Bimtek yang dirasa sangat penting untuk perkembangan usaha lokal. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini bukan hanya acara formal, melainkan langkah konkrit untuk meningkatkan mutu dan daya saing produk UMKM Belu.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Ribuan warga Belu menggantungkan hidup pada kreativitas mereka dalam mengolah pangan, obat bahan alam, dan kosmetik tradisional,” ujar Bupati Willy Lay dalam sambutannya.

Namun, lanjutnya, ia menyampaikan bahwa kualitas dan keamanan produk menjadi tuntutan utama di tengah persaingan usaha yang semakin ketat. Tanpa memenuhi standar tersebut, produk lokal akan sulit bersaing baik di pasar dalam negeri maupun luar daerah.

Bupati Willy Lay juga menyoroti berbagai kendala yang sering dihadapi pelaku UMKM. Antara lain kurangnya pemahaman tentang regulasi perizinan, belum terpenuhinya standar keamanan produk, hingga kesulitan dalam penyusunan label dan kelengkapan dokumen.

Karena itu, ia menilai Bimtek ini sangat strategis untuk membantu pelaku usaha memahami proses registrasi izin edar secara menyeluruh. Dengan pemahaman yang baik, proses perizinan tidak akan lagi menjadi hambatan bagi perkembangan usaha mereka.

“Melalui pendampingan dari Loka POM, saya berharap pelaku usaha dapat memahami formulasi produk, kelayakan keamanan, penyusunan label yang benar, dan mekanisme perizinan elektronik,” tambahnya. Ia menambahkan bahwa proses mendapatkan izin edar tidak perlu dianggap rumit, tetapi bagian penting dari peningkatan kualitas.

Lebih jauh, Bupati Willy Lay menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program pengembangan ekonomi daerah, terutama One Village One Product (OVOP) yang mendorong setiap desa memiliki produk unggulan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di tingkat desa.

Menurutnya, izin edar BPOM menjadi salah satu syarat penting untuk meningkatkan kredibilitas produk dan membuka akses pasar yang lebih luas. “Produk dengan izin edar BPOM memiliki nilai tambah di mata konsumen dan mitra usaha,” jelasnya.

Ia juga mengajak para peserta agar serius mengikuti seluruh rangkaian materi, aktif bertanya, dan membangun jaringan dengan sesama pelaku usaha. Bupati berharap Bimtek ini menjadi momentum bagi UMKM Belu untuk naik kelas menjadi lebih profesional, berkualitas, dan kompetitif.

Di akhir sambutannya, Bupati Willy Lay menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Belu terhadap upaya peningkatan mutu produk lokal. Ia kemudian menyatakan kegiatan Bimtek Registrasi Izin Edar Produk Pangan, Obat Bahan Alam, dan Kosmetik secara resmi dibuka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *