Keterbatasan Fiskal Tak Halangi Pemkab Belu Benahi Jalan Dalam Kota dan Sumur Bor

Ket: Plt Kadis  PUPR, Ferdinand Hale Kin, S.T., menyatakan bahwa sejumlah paket pekerjaan fisik jalan, jembatan, hingga penyediaan air bersih terus berjalan sesuai rencana.(Foto:MT)

BELU,MEDIATIHAR.COM- Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dasar tetap menjadi prioritas pada tahun anggaran 2026. Langkah ini diambil meski daerah tengah menghadapi keterbatasan ruang fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran.

​Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belu, Ferdinand Hale Kin, S.T., menyatakan bahwa sejumlah paket pekerjaan fisik jalan, jembatan, hingga penyediaan air bersih terus berjalan sesuai rencana.

​”Pemerintah daerah berkomitmen mengawal setiap paket pekerjaan agar selesai tepat waktu dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Ferdinand saat dikonfirmasi media, Rabu (19/8/2026).

​Pemkab Belu mengelola beberapa proyek infrastruktur strategis yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Alokasi Umum (DAU):

Ruas Jalan Nenuk–Lookeu (DAK): Memasuki tahap awal pelaksanaan (Mutual Check 0) dengan progres fisik tercatat sekitar 2,94 persen.

Ruas Jalan Beringin–Pasar Lolowa (DAK): Meliputi pengerjaan badan jalan yang dilengkapi dengan Tembok Penahan Tanah (TPT) untuk memperkuat konstruksi.

Kawasan Amalo (DAU): Pengerjaan jalan telah mencapai progres sekitar 23 persen, mencakup pembuatan TPT serta dukungan saluran irigasi.

Jembatan Lalosuk–Fatuba’a: Menunjukkan perkembangan signifikan dan kini memasuki tahap penyelesaian (finishing).

​Selain pembangunan jalur baru, Dinas PUPR Belu tetap mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan rutin jalan di area dalam kota Atambua guna menjaga konektivitas warga.

​Di sektor penyediaan air bersih, pemkab menganggarkan pembangunan sumur bor melalui APBD murni yang difokuskan untuk mendukung fasilitas dua rumah bencana. Pembangunan ini diharapkan mampu menguraikan persoalan ketersediaan air bersih dan menopang mobilitas ekonomi masyarakat Belu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *