
ATAMBUA,MEDIATIHAR.COM – Pemerintah Kabupaten Belu mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dalam rapat persiapan, Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonsalves menegaskan agar panitia tidak menggunakan jalan nasional sebagai rute perlombaan gerak jalan 45 kilometer.
Rapat pembahasan tersebut berlangsung di Lantai Satu Kantor Bupati Belu, Selasa (28/7/2026), dan dihadiri oleh seluruh jajaran panitia serta unsur terkait.
Vicente menjelaskan, larangan penggunaan jalan trans-Timor tersebut bertujuan untuk menjaga kenyamanan publik dan mencegah kemacetan arus lalu lintas. Mengingat, jalur tersebut merupakan akses utama masyarakat menuju Kupang maupun pelintas batas dari Timor Leste.
”Untuk perlombaan gerak jalan 45 kilometer tahun ini, saya harap kita tidak menggunakan jalan trans-Timor karena akan menghambat pengendara yang ke Kupang maupun dari Timor Leste. Jadi, kalau bisa rutenya kita cari yang lain,” ujar Vicente.
Selain persoalan rute, Wakil Bupati juga meminta dukungan penuh dari unsur TNI dan Polri, khususnya Kapolres Belu dan Dandim 1605/Belu beserta jajaran. Sinergi ini dinilai krusial untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib, terlebih Kabupaten Belu berada di wilayah perbatasan negara.
Di akhir arahannya, Vicente mengajak seluruh elemen masyarakat dan panitia untuk berkolaborasi menyukseskan perayaan HUT RI ke-81 agar tetap meriah tanpa mengganggu aktivitas ekonomi serta kenyamanan masyarakat luas.