Gelar Reses, Antonius Loe Mau Janji Kawal Beasiswa PIP dan Pelatihan Kerja bagi Pemuda Berdao

Antonius Mudianto Loe Mau, SH, melaksanakan Reses di kelurahan Berdao

ATAMBUA, Mediatihar.com – Anggota DPRD Kabupaten Belu dari Fraksi Partai Demokrat, Antonius Mudianto Loe Mau, SH, menggelar Reses Masa Persidangan I Tahun 2026 di Kelurahan Berdao, Jumat (13/03/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga untuk menyuarakan persoalan krusial, mulai dari sektor pendidikan, infrastruktur, hingga isu lingkungan.

​Dalam sesi dialog, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi sorotan utama. Ibu Katarina Mau dan Ibu Tomas, perwakilan warga setempat, mendesak pemerintah melalui DPRD untuk memberikan perhatian lebih bagi generasi muda lulusan SMA/SMK yang belum terserap dunia kerja.

​”Kami meminta adanya pelatihan kerja atau kursus bagi anak muda agar memiliki keahlian. Selain itu, kami berharap ada bantuan beasiswa bagi anak-anak yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi,” ujar Ibu Katarina.

​Selain SDM, warga menagih pemerataan fasilitas umum dan keadilan dalam penarikan pajak. Beberapa poin utama yang disampaikan meliputi:

​Penerangan Jalan: Warga meminta pemasangan lampu jalan di jalur Proklamasi hingga jalan setapak. Warga merasa berhak mendapatkan fasilitas tersebut karena telah rutin membayar Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar 10% setiap tahunnya.

​Manajemen Sampah: Bapak Bene Mones Gaspar menyoroti kerusakan tempat sampah dan mendesak pengadaan tong sampah di titik-titik strategis.

​Ketidaksesuaian PBB: Bapak Alo melaporkan adanya ketidakadilan tagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ia mengeluhkan rumah di dalam lorong yang ditagih dengan tarif jalan utama yang nilainya jauh lebih mahal.

​Limbah Industri: Warga mengeluhkan operasional pabrik tahu-tempe yang membuang limbah ke kali, sehingga menimbulkan bau menyengat dan mencemari lingkungan.

​Menanggapi aspirasi tersebut, Antonius Loe Mau yang akrab disapa Mudi, menyatakan akan mengevaluasi pola penyerapan aspirasi ke depannya. Terkait isu pendidikan, Mudi menjelaskan adanya program Program Indonesia Pintar (PIP) dari Partai Demokrat melalui anggota DPR RI, Anita Jacoba Gah.

​”Terkait lulusan SMA yang belum bekerja, saya akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar mereka dapat dilibatkan dalam program Balai Latihan Kerja (BLK). Untuk beasiswa, kami akan berkoordinasi melalui jalur aspirasi di pusat (DPR RI) untuk merealisasikan bantuan PIP bagi anak-anak kita,” jelas mudi.

​Sebagai Ketua Fraksi Demokrat, ia juga mengusulkan adanya terobosan berupa Reses Lintas Komisi agar permasalahan warga yang kompleks dapat langsung dikoordinasikan secara terintegrasi dengan komisi terkait.

​”Seluruh keluhan ini menjadi bahan evaluasi dan akan saya sampaikan dalam forum sidang nanti. Saya berjanji akan mengawal aspirasi warga Berdao ke dalam rapat paripurna DPRD agar segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Belu,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *