Bupati Belu mengapresiasi dan Berharap Desa Dualasi Raiulun dapat menjadi role model bagi desa lain dalam hal kemandirian pangan.
ATAMBUA, Mediatihar.Com – Bupati Belu, Willybrodus Lay, S.H., memberikan apresiasi tinggi kepada para petani dan pengelola BUMDes di Desa Dualasi Raiulun, Kecamatan Lasiolat. Apresiasi tersebut diberikan atas keberhasilan mereka mengelola lahan tidur menjadi kebun wortel produktif yang kini dipersiapkan sebagai pemasok utama program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Bupati saat melakukan panen simbolis di lahan BUMDes Siata Mauhalek, Selasa (14/4/2026). Turut mendampingi Bupati, Ketua DPRD Belu Theodorus Manehitu Djuang, Anggota DPRD Belu Ignatius Ati Koli, jajaran Pimpinan OPD, serta perangkat desa setempat.
Bupati Willy Lay menegaskan bahwa inisiatif petani di Lasiolat merupakan langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat ekonomi rumah tangga.
”Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengelola BUMDes dan kelompok tani di Desa Dualasi Raiulun. Ini bukan sekadar bertani, tapi langkah strategis. Hasil kerja keras petani ini akan kita arahkan untuk menyuplai kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis terdekat,” ujar Bupati Willy di sela-sela panen.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap hasil peluh petani, Bupati menginstruksikan seluruh Pimpinan OPD yang hadir untuk langsung membeli hasil panen wortel tersebut di lokasi.
Selain memuji keberhasilan panen wortel, Bupati juga mendorong petani untuk terus berkembang melalui komoditas unggulan lain. Mengingat lokasi lahan berada pada ketinggian 800 Mdpl, ia melihat potensi besar pada budidaya kopi Arabika.
”Tanah di sini sangat cocok untuk kopi Arabika. Saya minta para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) segera mendampingi petani untuk mentransfer ilmu teknis budidayanya. Kita ingin lahan ini memberikan dampak ekonomi maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.
Ketua BUMDes Siata Mauhalek, Oscar Bau, melaporkan bahwa total lahan wortel yang dikelola mencapai 2,75 hektar. Keberhasilan ini merupakan buah kerja sama dari lima kelompok tani (Poktan), yaitu:
Poktan Sinar Lakmau (Fokus panen hari ini seluas 1,6 hektar)
Poktan Haelulik
Poktan Fatumuti
Poktan Beiseuk
Poktan Semangat Milenial
Melalui kegiatan panen bersama ini, Pemerintah Kabupaten Belu berharap Desa Dualasi Raiulun dapat menjadi role model bagi desa lain dalam hal kemandirian pangan dan kejelian melihat peluang pasar pemerintah.








