Domi Besin warga Lasiolat yang sukses Budidaya Porang Hingga Raup puluhan juta.
BELU,Mediatihar.Com– Keberhasilan budidaya porang di Desa Lasiolat, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu, kian nyata. Salah satu sosok yang menjadi sorotan adalah Dominikus Besin, petani lokal yang membuktikan bahwa komoditas porang mampu menjadi tumpuan ekonomi baru dengan omzet mencapai puluhan juta rupiah.
Keberhasilan Domi ini ditinjau langsung oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH., dalam kunjungan kerja pada Selasa (10/06/2025). Turut mendampingi jajaran DPRD Kabupaten Belu, Plt. Kajari Belu, serta unsur perangkat kecamatan dan desa setempat.
Kisah sukses Dominikus bermula dari bantuan 500 bibit yang diberikan Bupati Lay pada periode kepemimpinan sebelumnya. Konsistensi Domi dalam merawat bantuan tersebut kini membuahkan hasil yang berlipat ganda.
”Dari 500 bibit awal, sekarang sudah berkembang menjadi ribuan pohon,” ungkap Domi saat berbagi pengalaman di hadapan Bupati dan rombongan.
Ia merincikan peningkatan produktivitas lahannya yang cukup signifikan:
Volume Panen: Meningkat dari 5 ton pada tahun lalu menjadi 8 ton pada tahun ini.
Nilai Jual: Harga di tingkat petani naik dari Rp6.500/kg menjadi Rp10.000/kg.
Total Pendapatan: Dengan lahan seluas 1 hektar, Domi berhasil meraup pendapatan kotor sekitar Rp80 juta.
Menurut Domi, tanaman porang sangat cocok dengan karakteristik tanah di Kabupaten Belu. Selain nilai ekonomisnya yang tinggi, perawatannya pun tergolong minim sehingga tidak menyita waktu petani secara berlebihan.
”Saya mengajak masyarakat mari kita tanam porang secara massal. Budidayanya mudah dan sangat cocok dengan tanah kita di sini,” ajaknya optimistis.
Melihat keberhasilan Domi Besin, Bupati Willybrodus Lay memberikan apresiasi tinggi. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam dan siap mereplikasi kesuksesan Lasiolat ke desa-desa lain.
”Pemerintah Kabupaten Belu berkomitmen memberikan pendampingan penuh, mulai dari penyediaan bibit unggul, pelatihan, hingga pembukaan akses pasar yang lebih luas,” tegas Bupati Lay.
Dengan potensi pasar lokal maupun nasional yang terbuka lebar, komoditas ini diyakini mampu menyumbang pendapatan miliaran rupiah bagi seluruh petani di Belu jika dikelola secara serius seperti yang dilakukan oleh Dominikus Besin.








