Simbol Kerukunan di Tanah Sahabat: Ribuan Warga Muslim Belu Rayakan Kemenangan Idul Fitri 1447 H

BERITA, DAERAH, RELIGI529 Views

Wujudkan Toleransi, Ribuan Umat Muslim di Belu Jalani Sholat Idul Fitri 1447 H dengan Khidmat di lapangan umum atambua.

​ATAMBUA,Mediatihar.Com – Ribuan umat Muslim di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), melaksanakan ibadah Sholat Idul Fitri 1447 H dengan khidmat pada Sabtu (21/03/2026) pagi. Pusaran perayaan dipusatkan di pelataran Mall Pelayanan Publik (MPP), Kompleks Lapangan Umum Kota Atambua, Jalan Basuki Rahmat.

​Kegiatan yang dimulai tepat pukul 06.00 WITA ini dihadiri oleh sekitar 5.000 jemaah yang datang dari berbagai penjuru Kabupaten Belu dan sekitarnya. Bertindak sebagai Imam Utama adalah Ustadz Rizki Abdillah, dengan Bilal Ustadz Gus Muhammad Ali Maskur. Sementara itu, Ustadz Dr. Muhammad Erfyn Beddu bertindak sebagai Khatib dengan membawakan khotbah menyentuh hati berjudul “Mengetuk Pintu Cinta kepada Rasulullah”.

​Keamanan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan ibadah tahun ini. Pengamanan dipimpin langsung oleh Danki 1 Batalyon A Pelopor, AKP Inacio Ximenes, S.H. Sebanyak ratusan personel gabungan dikerahkan untuk memastikan kekhusyukan jemaah.

​Unsur pengamanan tidak hanya datang dari TNI-Polri (Kodim 1605/Belu, Brimob Batalyon A Pelopor, dan Polres Belu), tetapi juga melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, Senkom, hingga Ormas Banser.

​Menariknya, pemandangan toleransi yang kuat terlihat dengan keterlibatan aktif masyarakat non-muslim, di antaranya:
​40 Mahasiswa Pastoral Katolik dari Kabupaten TTU.
​Ormas Sobat Kabupaten Belu.
​Anggota Pramuka dan dinas terkait lainnya.

​Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Belu, Ustadz Nadjamuddin Prasong, menjelaskan bahwa selain di Lapangan Umum Atambua, pelaksanaan Sholat Idul Fitri di wilayah Belu juga tersebar di dua titik lain, yakni Masjid Al-Huda Atapupu (Kecamatan Kakulukmesakh) dan Masjid Al-Ikhlas Halilulik (Kecamatan Tasifeto Barat).

​”Pengamanan ini merupakan wujud pelayanan dan komitmen Polri, TNI, serta instansi terkait untuk memastikan ibadah berjalan aman, tertib, dan khidmat bagi umat Muslim yang merayakan,” ujar perwakilan unsur pengamanan di lokasi.

​Seluruh rangkaian ibadah berakhir pada pukul 07.20 WITA dalam situasi yang terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan ini kembali mempertegas potret kerukunan antarumat beragama di wilayah perbatasan RI-RDTL tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *