Kapolres Belu,AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K.
BELU, NTT,Mediatihar Com – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Belu, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki cara tersendiri dalam memaknai Hari Kasih Sayang atau Valentine Day. Alih-alih perayaan formal, Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K., memilih menyambangi siswa-siswi di pelosok perbatasan guna memberikan dukungan pendidikan, Sabtu (14/02/2026).
Kapolres didampingi sejumlah pejabat utama Polres Belu mengunjungi SD Swasta Tuan Nurak yang berlokasi di Dusun Amea, Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu.
Kedatangan rombongan sekitar pukul 10.30 WITA tersebut disambut hangat oleh Kepala Sekolah, Edeltrudis Bau, S.Pd., Gr., beserta para guru dan pelajar.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Belu berinteraksi langsung dengan para siswa melalui sesi bernyanyi bersama dan pemberian motivasi. Suasana tampak cair saat orang nomor satu di Polres Belu itu mengajak anak-anak berbincang mengenai cita-cita mereka.
”Kegiatan hari ini murni bentuk kepedulian Polri terhadap pendidikan. Kami percaya seluruh anak Indonesia tanpa terkecuali berhak mendapatkan layanan pendidikan yang layak,” ujar AKBP I Gede Eka Putra Astawa di sela-sela kegiatan.
Sebagai simbol kasih sayang, Polres Belu membagikan paket bantuan pendidikan kepada 28 siswa dari kelas 1 hingga kelas 5. Paket tersebut terdiri dari:
28 buah tas sekolah baru.
28 pak buku tulis.
28 paket alat tulis lengkap.
Tak hanya perlengkapan sekolah, para Srikandi Polwan yang turut hadir juga membagikan cokelat dan bunga kepada para pelajar sebagai simbol kasih sayang dan upaya mendekatkan sosok Polri kepada generasi muda sejak dini.
”Meskipun ada keterbatasan fasilitas di wilayah ini, kami berharap bantuan yang tidak seberapa ini bisa memicu semangat anak-anak untuk tetap giat belajar hingga tumbuh menjadi generasi yang berguna bagi bangsa dan negara,” tambah Kapolres.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Swasta Tuan Nurak, Edeltrudis Bau, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Polres Belu. Menurutnya, kehadiran pihak kepolisian sangat membantu meringankan beban orang tua siswa, terutama dalam memenuhi kebutuhan alat tulis.
”Kami sangat berterima kasih. Hari ini anak-anak luar biasa senang mendapatkan tas dan perlengkapan baru. Dukungan nyata seperti ini sangat berarti bagi kami di wilayah yang membutuhkan. Kami berharap aksi sosial serupa juga bisa menginspirasi pihak lain untuk peduli pada dunia pendidikan,” pungkas Edeltrudis.
