Puji Terobosan Bupati Belu, Mendagri  Optimistis Sektor Pariwisata Belu Akan Mendunia

BERITA, DAERAH, SOSBUD80 Views

Mendagri Tito Karnavian Puji Parade ‘Exotic Tenun’ Belu Yang diselenggarakan Bupati Belu dan yakin Hidupkan Ekonomi Lokal dan akan mendunia.

ATAMBUA,MEDIATIHAR.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat, Tri Tito Karnavian, menghadiri parade Exotic Tenun by Dekranasda Belu.

​Acara yang mengusung tema industri kreatif dan fesyen lokal ini digelar di Pelataran Mal Pelayanan Publik (MPP) Timor Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (26/6/2026).

​Peserta fashion show yang terbagi dalam berbagai kategori usia mulai dari anak-anak, pelajar, hingga kategori umum tampil secara bergiliran. Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Belu, melainkan juga perwakilan dari beberapa kabupaten lain di Pulau Timor.

​Usai menyaksikan seluruh rangkaian parade, Mendagri bersama para tamu undangan langsung meninjau stan-stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan. Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan penguatan ekonomi masyarakat lokal, Tito memborong sejumlah kain tenun khas Belu serta berbagai produk unggulan UMKM yang dipamerkan.

Foto: Mendagri Tito Karnavian memborong sejumlah kain tenun khas Belu serta berbagai produk unggulan UMKM.

​Saat diwawancarai para awak media, Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kehadirannya merupakan bentuk pemenuhan undangan dari Gubernur NTT dan Bupati Belu. Ia juga mengaku terkesan dengan rasa percaya diri anak-anak daerah yang tampil dalam peragaan busana tersebut.

​”Saya bangga terhadap anak-anak di sini. Mereka sangat percaya diri (confident) beraksi di depan kita menggunakan pakaian buatan lokal, meskipun jauh dari kota besar,” ujar Tito.

​Lebih lanjut, Tito memberikan penghormatan dan respek yang tinggi terhadap Bupati Belu dan pelaksanaan acara ini karena dinilai memiliki dampak multisektoral yang besar bagi masyarakat, mulai dari pelestarian budaya hingga roda ekonomi.

​”Acara ini banyak sekali multi manfaatnya, mulai dari mempertahankan budaya yang merupakan ciri khas Kabupaten Belu. Ini identitas kita, jangan sampai diambil oleh orang luar negeri. Melalui acara seperti ini, kreativitas desainer dan seniman terbangun, UMKM berjalan karena ada transaksi jual beli, dan ini juga menjadi hiburan sekaligus ajang unjuk diri,” jelasnya.

Foto: Mendagri Tito Karnavian menyaksikan Fashion show tenun khas Belu.

​Mantan Kapolri ini optimistis bahwa gelaran festival seperti ini mampu menggerakkan ekosistem pariwisata daerah secara signifikan, mulai dari keterisian hotel, transportasi, hingga kuliner.

​”Saya yakin dengan kegiatan ini hotel-hotel penuh, penerbangan penuh, restoran penuh. Banyak sekali yang bisa dibangkitkan. Salah satu keunggulan dari Kabupaten Belu memang ada di sektor pariwisata,” tambahnya.

​Menutup keterangannya, Tito menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati Belu dan jajarannya. Kunjungan kerja Mendagri di Pulau Timor ini dijadwalkan akan berlanjut keesokan harinya untuk meninjau festival budaya lainnya.

​”Saya mengapresiasi Bupati Belu. Besok saya akan melihat Festival Fulan Fehan, dan saya doakan serta yakin festival tersebut akan mendunia,” pungkas Tito.