Perkuat Ketahanan Pakan, Wabup Belu Pimpin Penanaman 150 Hektare Lahan di Sonis Laloran

Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, memimpin  penanaman rumput dan singkong di Kawasan Peternakan Sonis Laloran.

​TASIFETO BARAT,Mediatihar.Com – Pemerintah Kabupaten Belu melakukan langkah nyata dalam memperkuat sektor peternakan melalui aksi kerja bakti massal. Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, memimpin langsung penanaman rumput dan singkong di Kawasan Peternakan Sonis Laloran, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Jumat (30/01/2026).

​Kegiatan yang diikuti oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK ini menyasar lahan seluas kurang lebih 150 hektare. Aksi ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pakan ternak yang berkelanjutan guna mendukung optimalisasi potensi peternakan daerah.

​Sebelum memulai penanaman, Wabup Vicente memimpin apel persiapan dan memberikan arahan filosofis mengenai tanggung jawab kerja. Ia menekankan bahwa kontribusi ASN hari ini adalah warisan untuk masa depan Kabupaten Belu.

​”Hari kemarin telah berlalu dan tinggal menjadi cerita. Hari ini adalah kesempatan kita untuk berbuat dan mengukir sesuatu yang baru di Sonis Laloran. Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi sejarah yang diceritakan di hari esok,” ujar Wabup Vicente di hadapan peserta kerja bakti.

​Wabup Vicente menegaskan bahwa kehadiran seluruh elemen pemerintah, mulai dari Plh Sekretaris Daerah, para Asisten, hingga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), merupakan bentuk komitmen kolektif.

​Menurutnya, Sonis Laloran diproyeksikan menjadi sentra peternakan yang produktif dan mandiri. Dengan ketersediaan pakan yang melimpah, diharapkan kesejahteraan masyarakat peternak di Belu dapat meningkat secara signifikan.

​”Ini bukan sekadar kerja bakti biasa, tetapi langkah nyata untuk mendukung pengembangan sektor peternakan dan ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan,” tegasnya.

​Kawasan Peternakan Sonis Laloran sendiri merupakan salah satu aset strategis Pemkab Belu yang terus dipacu pengembangannya agar mampu menjadi penggerak ekonomi di wilayah perbatasan RI-RDTL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *