Pemerintah Berupaya Pulihkan Jalan Longsor, Oknum Pemuda di Belu Malah Rusak Ekskavator

BERITA, DAERAH, HUKRIM320 Views

Eksavator dirusaki oknum pemuda di wekmutis, kecamatan Nanaet Dubesi.

BELU,Mediatihar.Com– Proses pemulihan akses jalan pascabencana longsor di  Wekmutis, Kecamatan Nanaet Dubesi, Kabupaten Belu, terganggu oleh aksi pengerusakan alat berat. Satu unit ekskavator yang disiagakan untuk pengerjaan jalan darurat menjadi sasaran vandalisme oleh oknum pemuda setempat pada Selasa malam (24/3/2026).

​Menanggapi laporan tersebut, jajaran Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda NTT melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Rabu (25/3/2026). Peninjauan dipimpin oleh Wadanyon A Pelopor, AKP Raimundo De Jesus, S.H., didampingi unsur pemerintah kecamatan dan tokoh masyarakat.

​Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, aksi pengerusakan terjadi sekitar pukul 21.00 WITA. Pelaku menyasar komponen vital yang membuat alat berat tersebut terancam tidak dapat beroperasi secara optimal.
​Kaca Pintu: Pecah akibat benturan benda tumpul.
​Panel Monitor: Rusak parah di dalam kabin pengemudi.

​”Kami menerima laporan bahwa ada pengerusakan pada bagian kaca pintu dan panel monitor. Kerusakan monitor ini sangat signifikan karena merupakan komponen vital untuk memantau kondisi mesin, suhu, dan bahan bakar,” ujar AKP Raimundo di lokasi kejadian.

​Identitas para pelaku saat ini tengah didalami oleh pihak kepolisian melalui koordinasi antara Bhabinkamtibmas dan Polsek Tasifeto Barat. Meski terjadi insiden tersebut, AKP Raimundo memastikan situasi di lokasi pengerjaan kini telah terkendali.

​”Hingga saat ini, situasi terpantau aman dan kondusif. Kasus pengerusakan sudah dalam penanganan rekan-rekan dari Polsek Tasifeto Barat,” tambahnya.

​Pemerintah setempat dan pihak kepolisian menyayangkan aksi ini, mengingat ekskavator tersebut sangat krusial untuk membuka akses transportasi warga yang terputus akibat longsor. Masyarakat diminta untuk ikut menjaga alat berat yang bekerja demi kepentingan bersama.

​Hadir dalam pemantauan tersebut Camat Nanaet Dubesi, tokoh agama, serta perangkat desa guna memastikan pengerjaan jalan darurat tetap berjalan tanpa gangguan keamanan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *