ATAMBUA, NTT,Mediatihar.Com – PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Atambua menjamin pasokan listrik di wilayah Kabupaten Belu dan Malaka tetap aman dan andal menjelang perayaan Natal 2025.
Guna mendukung kelancaran ibadah umat Kristiani, PLN telah menetapkan masa Siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) terhitung sejak 18 Desember 2025. Selama periode ini, PLN berkomitmen meniadakan pemadaman terencana.
Fokus Pengamanan Rumah Ibadah
Manajer PLN ULP Atambua, Daniel Antonius Meok, menjelaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan kelistrikan di gereja-gereja yang akan digunakan untuk ibadah.
“Kami melakukan pemeriksaan intensif di gereja-gereja. Bagi lokasi yang belum memiliki cadangan daya mandiri, PLN telah menyiapkan suplai tambahan,” ujar Daniel saat ditemui pada Jumat (19/12/2025).
Untuk memitigasi risiko, PLN menyiagakan sejumlah infrastruktur pendukung, di antaranya:
2 Unit Genset kapasitas 40 kW
4 Unit Genset kapasitas 8 kW
1 Unit Gardu Bergerak
Sebanyak 64 personel telah dikerahkan dan disebar ke berbagai titik strategis di wilayah Belu hingga Malaka. Selain menjaga jaringan, tim ini fokus pada penanganan gangguan cepat di lokasi prioritas dan pusat keramaian.
Terkait kendala cuaca, Daniel mengakui musim hujan menjadi tantangan tersendiri, terutama risiko dahan pohon yang menyentuh jaringan.
“Tim kami masih terus menyisir titik-titik rawan akibat ranting pohon di lapangan agar tidak ada gangguan suplai saat hari H,” tambahnya.
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap proaktif melaporkan kendala kelistrikan melalui kanal resmi yang tersedia 24 jam:
Aplikasi PLN Mobile: Untuk pelaporan tercepat melalui ponsel.
Contact Center 123: Melalui telepon rumah atau HP.
Media Sosial: Twitter @pln_123 atau email pln123@pln.co.id.
Dengan kesiapan armada dan peralatan ini, PLN berharap seluruh masyarakat di perbatasan RI-RDTL dapat merayakan Natal 2025 dengan suasana yang terang, aman, dan nyaman.***








