Misteri Sampan Hijau di Perairan Atapupu Terungkap: Milik Nelayan Sabu yang Lepas Diterjang Cuaca Ekstrem

ALAM, BERITA, DAERAH721 Views

Sampan Hijau ditemukan terdampar di perairan Atapupu.

ATAMBUA,Mediatihar.Com – Sebuah perahu motor jenis sampan ditemukan tanpa awak oleh nelayan di perairan Atapupu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, wilayah perbatasan RI-RDTL, Rabu (4/3) pagi.

​Perahu berwarna hijau dengan kondisi cat yang sudah terkelupas tersebut ditemukan lengkap dengan mesin ketinting oleh Ali Maju, seorang nelayan setempat asal Kelapa Dua, kawasan Pelabuhan Atapupu.

​Ali Maju menuturkan, ia menemukan perahu tersebut sekitar pukul 08.00 WITA saat sedang melaut mencari umpan. Lokasi penemuan diperkirakan berjarak sekitar 12 mil dari pesisir pantai Atapupu.

​”Awalnya saya kira itu batang kayu atau ikan paus dari jauh. Setelah saya dekati, ternyata sebuah perahu dalam posisi terbalik (tengkurap),” ujar Ali kepada media.

​Di dalam perahu tersebut, Ali hanya menemukan satu pasang sandal dan mesin yang masih menempel. Ia kemudian menarik perahu tersebut ke pesisir pantai sebelum melaporkannya kepada pihak berwenang.

​”Setelah saya amankan ke pantai, saya pulang ganti baju. Saat kembali lagi ke laut, pihak kepolisian sudah berada di lokasi untuk menangani kejadian tersebut,” tambahnya.

​Kasat Pol Airud Atapupu melalui KBO Pol Airud, IPDA Abdul Haris Panara, membenarkan adanya temuan tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran sementara, polisi telah berhasil mengidentifikasi pemilik perahu tersebut.

​Perahu itu diketahui milik seorang nelayan asal Kabupaten Sabu Raijua yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat cuaca buruk.

​”Informasi yang kami terima, pemilik perahu sedang mencari ikan di perairan Sabu dan sempat mengikat perahunya di rumpon. Namun, karena cuaca ekstrem, tali pengikat terputus sehingga perahu hanyut hingga ke perairan Atapupu,” jelas IPDA Abdul Haris.

​Pihak Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena saat perahu hanyut, pemiliknya sedang tidak berada di atas kapal.

​Saat ini, pemilik perahu telah berkomunikasi dengan pihak kepolisian dan berencana menuju Atapupu untuk mengambil kembali armadanya setelah kondisi cuaca dan gelombang laut mulai mereda.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *