
ATAMBUA,MEDIATIHAR.COM- Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Belu memastikan keterlibatan timnya dalam ajang Ben Mboy Memorial Cup yang akan berlangsung di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada 3–15 November 2026 mendatang.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Ketua PBVSI Kabupaten Belu, Magelhaen Andrias Lona, usai penutupan turnamen voli antar-kecamatan dan kelurahan dalam rangka HUT ke-25 Partai Demokrat di Lapangan Simpang Lima Atambua, Selasa (9/9/2026) malam.

Magelhaen menegaskan bahwa suksesnya turnamen tingkat lokal tersebut menjadi langkah awal yang strategis untuk menjaring atlet muda berbakat di wilayah Belu.
“Antusiasme masyarakat yang tinggi dan banyaknya bakat terpendam menunjukkan kita memiliki modal besar. Voli tidak berhenti malam ini, ini baru permulaan,” ujar Magelhaen.
Untuk menghadapi Ben Mboy Memorial Cup, PBVSI Belu segera melakukan penjaringan intensif dari tingkat kelurahan hingga kecamatan guna membentuk tim yang solid. Magelhaen menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat dalam proses pembinaan ini.
Selain persiapan jangka pendek, PBVSI Belu telah menyiapkan peta jalan (roadmap) pembinaan jangka panjang. Magelhaen optimistis pembinaan berkelanjutan dapat membawa atlet Belu masuk dalam radar Tim Satgas Pekan Olahraga Nasional (PON) Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Target kami jelas, mengharumkan nama Kabupaten Belu di tingkat provinsi dan berkontribusi pada PON 2028. Kami akan membina atlet putra maupun putri agar siap bersaing di tingkat nasional,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, PBVSI Belu memfasilitasi penerangan Lapangan Voli Simpang Lima setiap malam agar dapat digunakan oleh komunitas voli setempat secara terbuka. PBVSI juga berencana menggelar kejuaraan khusus tingkat SMP dan SMA/SMK guna menjaga keberlanjutan regenerasi atlet.
Di akhir penutupan acara, Magelhaen menyampaikan apresiasi kepada jajaran wasit, hakim garis, aparat keamanan, serta seluruh pihak yang mendukung kelancaran turnamen. Pihaknya bertekad menjadikan cabang olahraga bola voli sebagai ikon prestasi sekaligus pemersatu masyarakat di wilayah perbatasan.






