Jakarta, Mediatihar.com — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan alasan mengapa dana transfer daerah belum bisa dinaikkan. Hal ini disampaikannya dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan para Gubernur se-Indonesia.
Purbaya menyinggung pertemuan dengan 18 gubernur yang meminta agar dana transfer daerah ditingkatkan. Ia mengatakan, secara pribadi tidak keberatan dengan usulan tersebut.
“Saya ingat kan beberapa waktu lalu ada 18 gubernur datang ke tempat saya. Mereka menuntut agar transfer ke daerah dinaikkan,” kata Purbaya, dikutip dari akun YouTube Kementerian Dalam Negeri, Senin (20/10).
Namun, Purbaya menjelaskan bahwa pimpinan di tingkat atas masih ragu dengan kebijakan tersebut karena menilai dana di daerah sering diselewengkan. “Sebenarnya kalau saya sih mau saja naikin, cuma pemimpin di atas masih ragu dengan kebijakan itu karena mereka bilang sering diselewengkan di daerah,” ujarnya.
Menkeu Purbaya meminta para gubernur untuk memperbaiki tata kelola dan penyerapan dana daerah dalam dua triwulan ke depan. Ia ingin melihat perbaikan nyata sebelum mempertimbangkan kembali kebijakan peningkatan transfer daerah.
“Saya dulu minta ke para gubernur itu perbaiki dulu tata kelola dan penyerapan uang daerah dua triwulan ke depan, saya lihat seperti apa,” tegasnya.
Purbaya menambahkan, jika tata kelola dan penyerapan dana daerah membaik serta tingkat penyelewengan bisa ditekan, maka kebijakan peningkatan transfer daerah bisa segera direalisasikan.
“Kalau bagus, penyelewengan sedikit, saya yakin ekonominya karena lagi kita dorong lebih cepat kan. Saya yakin uang saya lebih banyak dibanding yang diperkirakan sebelumnya,” pungkasnya.












