Lewat Kefa Prix 2026, Bupati TTU Sukses Sulap Event Otomotif Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati TTT Gelar kejuaraan open Road Race kefa prix 2026,10 Pembalap Nasional dan Asia Siap Guncang Kefa Prix 2026

​KEFA,TTU, MEDIATIHAR.COM– Kejuaraan Open Road Race Kefa Prix 2026 dalam rangka memperebutkan Piala Tetap Bupati Timor Tengah Utara (TTU) akan segera digelar. Ajang bergengsi ini dipastikan menjadi magnet bagi para pencinta otomotif, mengingat sejumlah pembalap papan atas dari tingkat lokal, nasional, hingga level Asia siap adu kecepatan.

​Ketua Panitia Open Road Race Kefa Prix, Putra, menjelaskan bahwa ajang balap motor ini merupakan event tahunan rutin. Untuk tahun 2026, Kefa Prix menjadi pembuka sirkuit balap di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

​”Ini adalah event pertama di NTT tahun 2026. Harusnya kemarin dilaksanakan di Kupang, tetapi karena ada sedikit kendala teknis, maka untuk tahun ini baru pertama kali digelar di Kefa,” ujar Putra kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).

​Panitia membuka 17 kelas perlombaan yang terbagi dalam kategori Expert (usia 16–50 tahun), Novice (batas usia 20 tahun), Beginner, dan Rookie. Dari belasan kelas tersebut, terdapat tiga kelas utama yang menggunakan perhitungan sistem poin untuk menentukan Juara Umum guna membawa pulang hadiah utama berupa 1 unit sepeda motor. Tiga kelas tersebut adalah:

​Kelas Bebek Tune Up 150 cc

​Kelas Bebek Tune Up 130 cc Ex – MP 2

​Kelas Bebek 2 Tak Standar 125 cc

​Sebagai bentuk hiburan murni bagi masyarakat, panitia menegaskan tidak akan memungut biaya tiket masuk maupun biaya parkir bagi para penonton yang hadir.

​Terkait kesiapan teknis, panitia menyebut persiapan sirkuit dan administrasi sudah rampung. Mengingat pelaksanaan event berdekatan dengan Hari Raya Idul Adha, panitia telah menyusun jadwal penyesuaian sebagai berikut:

Senin–Rabu: Libur operasional hari raya.

Kamis (28 Mei): Latihan resmi pertama dan technical meeting.

Jumat (29 Mei): Latihan resmi kedua dilanjutkan sesi Qualifying Time Trial (QTT) untuk menentukan grid start (kuota maksimal 15 pembalap terbaik per kelas).

Sabtu (30 Mei): Final Race Hari Pertama.

Minggu (31 Mei): Final Race Hari Kedua sekaligus pembagian hadiah.

​Sejauh ini, pembalap dari klub-klub Kota Atambua, Kabupaten Malaka, TTS, Kupang, dan Rote telah mengonfirmasi kehadiran mereka, sementara tim dari Kabupaten Alor masih dalam proses konfirmasi.

​Apresiasi tinggi datang dari Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten TTU, Hendricus K.O. Meko. Menurutnya, kehadiran sekitar 10 pembalap reguler tingkat nasional dan Asia yang dikontrak oleh tim-tim lokal (TTU, Belu, dan Kupang) membuat Kefa Prix 2026 layak dijuluki sebagai “Event Lokal Rasa Nasional”.

​”Ini adalah satu kebanggaan untuk kita karena event ini juga akan diliput oleh jurnalis dari majalah otomotif nasional. Secara tidak langsung, nama TTU akan semakin dikenal luas,” ungkap Hendro.

​Lebih lanjut, Hendro memaparkan bahwa perputaran ekonomi di Kota Kefamenanu melonjak tajam menjelang event. Banyak pelaku usaha, khususnya pemilik hotel dan penginapan, melaporkan bahwa kamar-kamar mereka sudah habis dipesan oleh tim balap dari luar daerah jauh-jauh hari.

​”Kegiatan ini membawa dampak multiplayer effect yang besar bagi masyarakat. Ekonomi bergerak, sektor perhotelan, warung makan, hingga pelaku UMKM semuanya ramai pembeli,” tambahnya.

​Menutup keterangannya, IMI TTU berharap adanya sinergi dan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat agar jalannya balapan dari babak kualifikasi hingga final dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed