
MEDIATIHAR.COM, KUPANG – Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Bayu Wardhana, resmi membuka Konferensi Kota (Konferta) ke-5 AJI Kota Kupang di Hotel Aston Kupang, Jumat (28/8/2026).
Pembukaan acara tersebut dihadiri oleh Pengurus AJI Indonesia Ana Djukana, Ketua AJI Kota Kupang Djemi Amnifu, Direktur PIAR NTT Sarah Lerry Mboeik, pengurus dan anggota AJI Kupang, serta sejumlah ketua organisasi profesi konstituen Dewan Pers di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan ini diawali dengan diskusi publik bertajuk “Tantangan Kerja Jurnalistik di Tengah Gempuran AI” yang menghadirkan Sekjen AJI Indonesia Bayu Wardhana dan Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Rossi Swan, sebagai narasumber.
Dalam sambutannya, Bayu Wardhana mengapresiasi perjalanan AJI Kota Kupang yang kini telah memasuki usia 15 tahun—sebuah usia yang menurutnya mencerminkan kedewasaan organisasi. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran pimpinan organisasi profesi pers di NTT.
”Pada dasarnya AJI sangat menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM). Kebebasan pers merupakan bagian tak terpisahkan dari demokrasi dan HAM itu sendiri,” tegas Bayu. “Selamat dan sukses untuk pelaksanaan Konferta ke-5 AJI Kota Kupang.”
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Labu Nggiku Mbuhang, menjelaskan bahwa Konferta merupakan forum tertinggi yang sangat krusial bagi keberlangsungan organisasi.
Selain untuk memperkuat solidaritas internal, agenda utama Konferta ke-5 ini adalah mengevaluasi kinerja organisasi, membahas serta menetapkan laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2023–2026, hingga memilih kepengurusan baru AJI Kota Kupang masa bakti 2026–2029.