Kali Baukama meluap lahan pertanian Terendam dan akses transportasi terputus.
BELU,Mediatihar.Com- Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Belu pada Sabtu (21/02/2026) mengakibatkan Kali Baukama meluap. Banjir tersebut merendam permukiman serta lahan pertanian warga di Dusun Boe, Desa Bauho, Kecamatan Tasifeto Timur, hingga melumpuhkan arus transportasi.
Banjir mulai meluap sekitar pukul 16.00 WITA. Air bercampur lumpur dengan volume tinggi menggenangi badan jalan dan areal persawahan di lingkungan RT/RW 001/01, yang seketika menghentikan aktivitas warga setempat.
Dampak kerusakan paling signifikan terlihat pada sektor pertanian. Belasan hektare sawah yang baru saja disiapkan warga untuk musim tanam dilaporkan rusak total. Tak hanya itu, tanaman hortikultura seperti cabai, tomat, dan aneka sayuran yang masih dalam tahap penyemaian juga hanyut tersapu arus.
”Dulu, sebelum ada pengerjaan jalan sabuk merah, luapan banjir tidak separah ini,” keluh salah seorang warga yang terdampak.
Selain kerugian materiil pada lahan, kondisi jalan raya menjadi sangat berbahaya. Puluhan pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh akibat tebalnya material lumpur yang membuat permukaan aspal menjadi sangat licin.
Warga setempat juga mulai menyuarakan kekhawatiran terkait dampak lingkungan di sekitar aliran sungai. Kehadiran Asphalt Mixing Plant (AMP) dan aktivitas mesin pemecah batu (crusher) di Kali Baukama dinilai warga perlu dievaluasi secara menyeluruh oleh pihak terkait karena diduga turut memengaruhi kondisi lingkungan sungai.
Pantauan di lokasi pada Sabtu malam menunjukkan upaya penanganan cepat dari otoritas terkait. Aparat Polsek Tasifeto Timur yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ipda Yusran, bekerja sama dengan BPBD Belu dan unit Damkar, berjibaku membersihkan material lumpur.
”Upaya penyiraman dan pembersihan badan jalan terus dilakukan agar arus transportasi yang sempat lumpuh total dapat segera kembali normal,” ujar petugas di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan darurat serta pendataan menyeluruh terhadap total kerugian yang dialami warga.








