Avian Brands menggelar Lomba Finishing Cat Kayu yang berlangsung meriah di Pelataran Plaza Perizinan Kabupaten Belu.
ATAMBUA,MEDIATIHAR.COM– Visi Kabupaten Belu menjadi “Kota Festival” semakin diperkuat dengan kolaborasi sektor swasta. Terbaru, produsen cat nasional Avian Brands menggelar Lomba Finishing Cat Kayu yang berlangsung meriah di Pelataran Plaza Perizinan Kabupaten Belu, Sabtu (9/5/2026).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Belu, Vinsensius Mau, ST., MT. Kehadiran pihak Avian Brands yang diwakili langsung oleh Marketing Manager, Regina Sukoco, menambah bobot kompetisi yang menyasar peningkatan keterampilan masyarakat lokal tersebut.
Dalam sambutannya, Regina Sukoco menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Belu atas ruang kolaborasi yang diberikan. Ia mengaku sengaja datang langsung dari Surabaya untuk melihat antusiasme masyarakat perbatasan dalam berkarya.
”Kami merasa bangga bisa berpartisipasi dalam kegiatan positif ini. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belu atas sambutannya. Ini adalah kesempatan berharga bagi kami untuk bertemu langsung dengan masyarakat di sini,” ujar Regina.
Lomba ini berfokus pada teknik pengecatan dan penyempurnaan hasil akhir (finishing) pada media kayu. Avian Brands memperkenalkan produk unggulannya, Boyo, sebagai bahan utama yang digunakan oleh para peserta.
Secara teknis, setiap peserta ditantang untuk menunjukkan ketangkasannya dalam waktu 15 menit. Penilaian meliputi:
Kerapian aplikasi cat.
Ketepatan teknik finishing.
Hasil akhir tampilan kayu.
”Seluruh hasil karya akan dikumpulkan dan dipajang untuk dinilai secara objektif. Pemenang akan diumumkan pada acara Night Market oleh Protokol & Dekranasda Belu malam nanti,” tambah Regina.
Partisipasi Avian Brands ini menjadi bukti nyata sinergi dunia usaha dalam mendukung program pemerintah daerah untuk menghidupkan suasana kota melalui kegiatan kreatif. Selain kompetisi, agenda ini turut melengkapi kemeriahan rutin Car Free Day dan Night Market yang digelar setiap hari Sabtu di Atambua.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, para pengrajin dan masyarakat umum di Belu dapat meningkatkan standar kualitas hasil karya kayu mereka, sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi di pasar luas.













