Bukan Sekadar Aman, Kapolsek Maulafa Turun Langsung Kawal Agenda Gereja Ramah Disabilitas

BERITA, DAERAH, RELIGI133 Views
ket :Kapolsek Maulafa, AKP M. L. Petterson Riwu,Training of Trainers (ToT) gereja ramah disabilitas dan pemutakhiran data Insan Dengan Disabilitas.

KUPANG,MEDIATIHAR.COM– Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) menggelar Training of Trainers (ToT) gereja ramah disabilitas dan pemutakhiran data Insan Dengan Disabilitas (IDD). Kegiatan yang mengusung semangat inklusivitas ini berlangsung di GMIT Jemaat Getsemani, Sikumana, Kota Kupang, mulai Kamis (16/7/2026) hingga Jumat (17/7/2026).

​Bendahara Sinode GMIT, Yefta Sanam, S.E., M.M., membuka secara resmi kegiatan yang diikuti oleh 150 peserta dari 57 mata jemaat GMIT se-Klasis Kota Kupang tersebut. Acara diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Ariance Muskanan, S.Th.

​Dalam sambutannya, Yefta Sanam menjelaskan bahwa ToT ini bertujuan untuk mempersiapkan fasilitator lokal yang mampu mengikis stigma negatif terhadap penyandang disabilitas. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mendorong penyediaan fasilitas ibadah yang ramah akses di setiap wilayah pelayanan.

​”Pemutakhiran data IDD juga dilakukan untuk membangun basis data jemaat yang akurat. Data ini akan menjadi dasar intervensi program layanan sosial, pemenuhan hak, dan pengalokasian anggaran pelayanan yang lebih terarah serta berkeadilan,” ujar Yefta.

​Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat. Di antaranya Kabidkum Polda NTT Kombes Pol. Anthon Ch. Nugroho, S.H., M.Hum. yang mewakili Kapolda NTT, Asisten 1 Walikota Kupang Hengky Malelak, S.TP., M.Si. mewakili Walikota Kupang, Lurah Sikumana Getrida Isabela, serta Kapolsek Maulafa AKP M. L. Petterson Riwu, S.H.

​Kapolsek Maulafa, AKP M. L. Petterson Riwu, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Majelis Sinode GMIT dalam menyelenggarakan kegiatan positif ini. Menurutnya, langkah ini sangat maju dalam mewujudkan keadilan akses bagi seluruh jemaat.

​”Kami dari Polsek Maulafa mendukung penuh upaya inklusif seperti ini. Kehadiran personel kami dalam pengamanan juga merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung setiap kegiatan kemasyarakatan yang konstruktif,” kata Petterson.

​Untuk memastikan kelancaran acara, personel Polsek Maulafa disiagakan di lokasi di bawah pimpinan Kanit Lantas Polsek Maulafa, Ipda Abdul Haris. Seluruh rangkaian kegiatan pada hari pertama dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

​Pelatihan ini diharapkan dapat menghasilkan fasilitator-fasilitator andal yang mampu menyebarkan semangat gereja inklusif ke seluruh klasis di lingkungan GMIT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *