Pemda Nagekeo memberikan bantuan tanggap darurat kepada warga Desa Nangadhero (foto: servin)
Nagekeo, Mediatihar.Com – Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), bergerak cepat memberikan bantuan tanggap darurat kepada warga Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, yang terdampak bencana angin puting beliung pada Senin (20/10/2025).
Bencana yang terjadi pada Sabtu (18/10/2025) pekan lalu itu mengakibatkan kerusakan pada empat rumah warga Desa Nangadhero, dengan satu rumah roboh total dan tiga lainnya mengalami kerusakan parah.
Bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan mendesak seperti paket sembako, terpal, selimut, tikar, pakaian layak pakai, hingga makanan siap saji. Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga, secara langsung menyerahkan bantuan tersebut, didampingi oleh perwakilan Dinas Sosial dan BPBD, Camat Aesesa Yakobus Laga, serta pemerintah desa setempat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nagekeo, saya menyerahkan bantuan tanggap darurat ini. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi keluarga korban bencana,” ujar Gonzalo saat menyerahkan bantuan.
Gonzalo juga menyampaikan keprihatinannya atas bencana yang menimpa empat kepala keluarga (KK) yang menjadi korban angin kencang. Ia menekankan bahwa bantuan ini adalah wujud kehadiran pemerintah dalam situasi kedaruratan. “Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara yang terdampak bencana,” tambahnya.
Wakil Bupati juga menyampaikan permohonan maaf karena saat kejadian, dirinya bersama Bupati Simplisius sedang berada di luar daerah, sehingga tidak dapat segera meninjau langsung kondisi rumah yang ambruk.
Selain bantuan darurat, Pemerintah Kabupaten Nagekeo juga berjanji akan membantu para korban untuk merehabilitasi rumah yang roboh dan rusak. Gonzalo meminta BPBD untuk segera melakukan kajian cepat terkait upaya rehabilitasi bangunan rumah. Pemerintah berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran bantuan agar warga terdampak dapat kembali memiliki rumah yang layak huni.
“Saya harap BPBD segera melakukan kajian, secepat mungkin, untuk upaya rehabilitasi nanti. Rumahnya harus ada sedikit bantuan,” tegas Gonzalo. Diketahui, hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Desa Nangadhero pada Sabtu (18/10/2025) mengakibatkan satu rumah milik Yohanes Dhenga, warga RT 003, Dusun 1, roboh rata dengan tanah, sementara empat rumah warga lainnya mengalami kerusakan berat.








