BELU, NTT,Mediatihar.Com – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. Pada Minggu (28/12/2025).
Tim medis Satgas melaksanakan aksi “jemput bola” melalui pelayanan kesehatan keliling di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu.
Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat perbatasan yang kerap menghadapi kendala akses menuju fasilitas layanan medis permanen.
Pelayanan kesehatan yang diberikan mencakup berbagai aspek medis dasar guna memastikan kondisi fisik warga tetap prima, di antaranya:
Pemeriksaan Kesehatan Umum: Diagnosa awal terhadap keluhan kesehatan harian.
Pengecekan Tekanan Darah: Skrining rutin untuk mencegah risiko hipertensi.
Konsultasi Medis: Ruang diskusi bagi warga mengenai pola hidup sehat.
Pemberian Obat-obatan: Distribusi obat secara gratis sesuai dengan diagnosa tim medis di lapangan.
Warga setempat, khususnya kelompok lanjut usia (lansia) dan orang tua yang membawa anak-anak, menyambut antusias kehadiran tim medis Satgas di lingkungan mereka.
Dokter Satgas, Lettu CKM Ridho, menekankan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar pengobatan, melainkan upaya deteksi dini penyakit.
“Kami berharap melalui pelayanan keliling ini, masyarakat perbatasan bisa mendapatkan layanan medis yang layak. Selain itu, kami ingin meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan secara mandiri,” ungkap Lettu CKM Ridho.
Selain fungsi pertahanan, kehadiran Satgas Pamtas di Desa Kenebibi juga bertujuan untuk memperkuat hubungan emosional antara prajurit dan warga. Satgas tidak hanya hadir sebagai penjaga kedaulatan di garis perbatasan RI–RDTL, tetapi juga memposisikan diri sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial masyarakat setempat.
