ATAMBUA,Mediatihar.com– Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu, Johannes Harysuandy Siregar, S.H, M.H, menegaskan komitmen penuh Kejaksaan dalam penegakan hukum dan integritas dalam peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025.
Kegiatan yang bertema “Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat” dan berlangsung di Lapangan Umum Atambua ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, perwakilan BUMN/BUMD, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kejari Johannes Siregar menekankan bahwa peringatan Hakordia bukan sekadar acara seremonial, melainkan panggilan moral bagi seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk secara tegas menolak segala bentuk penyimpangan dan menjaga integritas.
“Setiap rupiah yang dikorupsi adalah hak pendidikan anak-anak kita. Setiap penyalahgunaan kewenangan adalah ancaman bagi masa depan bangsa,” ujarnya.
Kejaksaan Negeri Belu berkomitmen untuk menegakkan hukum secara tegas, proporsional, dan berkeadilan. Namun, Kepala Kejaksaan menekankan bahwa pemberantasan korupsi bukanlah tugas tunggal aparat, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.
“Satukan aksi basmi korupsi, demi Belu hebat bebas korupsi,” tambahnya.
Selain Hakordia, kegiatan ini juga turut memperingati beberapa hari penting lainnya, termasuk Hari AIDS Sedunia, Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Hari Hak Asasi Manusia (HAM), serta Hari Disabilitas Internasional.
Kepala Kejaksaan Negeri Belu menjelaskan bahwa semua momentum ini pada dasarnya bermuara pada satu nilai fundamental: martabat manusia.
“Ketika kita melindungi kelompok rentan, menegakkan hak-hak dasar, dan menghentikan kekerasan dalam bentuk apa pun, sesungguhnya kita sedang menjaga marwah dan nilai kemanusiaan,” tegasnya.
Johannes Siregar mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan integritas sebagai budaya kerja, hukum sebagai nafas dalam tindakan, dan keadilan sebagai kenyataan yang dirasakan rakyat.
“Bekerjalah dengan jujur, bertindaklah dengan nurani, dan layani dengan tulus untuk Belu yang lebih bermartabat,” pungkasnya, mengakhiri seruannya.








