
BELU,MEDIATIHAR.COM – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan mandiri, Bhayangkari Ranting dan Anak Ranting Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (Satbrimobda NTT) mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong di lingkungan Mako Kompi 1 Batalyon A Pelopor.
Melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), lahan produktif tersebut disulap menjadi area pertanian mandiri yang ditanami berbagai komoditas pangan.

Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) A Pelopor, Kompol Raimundo De Jesus, S.H., menyampaikan bahwa program P2L ini merupakan bentuk kolaborasi sinergis antara personel Batalyon A Pelopor dan Bhayangkari.
”Melalui kolaborasi sinergis ini, lahan kosong di lingkungan mako kami ubah menjadi area pertanian mandiri. Tujuannya untuk menjamin ketersediaan pangan yang sehat, bergizi, dan berkelanjutan bagi keluarga besar Brimob serta masyarakat di sekitarnya,” ujar Kompol Raimundo De Jesus, S.H.
Selain menjaga ketersediaan bahan pangan, program P2L memiliki beberapa tujuan strategis, di antaranya:
Meningkatkan gizi keluarga anggota Polri dan warga sekitar.
Mendukung program pemerintah dalam penguatan ketahanan pangan nasional.
Memberdayakan anggota dan Bhayangkari melalui pelatihan keterampilan bercocok tanam.
Memanfaat lahan secara optimal dengan penanaman berbagai jenis komoditas sayuran dan tanaman pangan.

Program yang dikawal langsung oleh Kompol Raimundo De Jesus ini diharapkan dapat terus berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar dalam mengelola ketahanan pangan secara mandiri dari pekarangan rumah.


