Askab Belu terus melakukan percepatan perbaikan infrastruktur di stadion utama Haliwen
Belu,Mediatihar.Com – Pemerintah Kabupaten Belu memastikan kesiapannya untuk menyelenggarakan Open Turnamen Sepak Bola Bupati Belu Cup 2026. Turnamen tahun ini mencuri perhatian karena dipastikan tampil beda dengan skala internasional, melibatkan tim-tim dari negara tetangga, Timor Leste.
Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, memberikan apresiasi khusus kepada PSSI Kabupaten Belu (Askab) atas inisiatif memperluas jangkauan turnamen ini. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat persiapan di Ruang Bupati Belu, Rabu (29/04/2026).
”Saya mengapresiasi PSSI Belu yang merancang Bupati Cup bernuansa internasional dengan mengundang tim dari Timor Leste. Mari kita jadikan event ini agenda tahunan dengan jadwal konsisten,” ujar Bupati Willy. Ia juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lintas sektor untuk bersinergi demi menjaga kualitas dan gengsi turnamen.
Menanggapi arahan tersebut, Ketua Askab PSSI Belu, Adrianus Febyanto Manek, menyatakan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan percepatan perbaikan infrastruktur di stadion utama.
”Kita sedang mengejar penyelesaian fasilitas, mulai dari tribun yang rusak, lapangan, pagar keliling, hingga fasilitas penunjang seperti kamar mandi, WC, dan ruang ganti. Targetnya satu minggu ini semuanya sudah selesai,” jelas Adrianus.
Selain sebagai ajang olahraga, Adrianus menekankan bahwa turnamen ini dirancang untuk menciptakan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat perbatasan. Dengan durasi turnamen sekitar satu bulan, kehadiran peserta dari luar daerah diharapkan mampu menghidupkan sektor penginapan dan UMKM.
”Targetnya sesuai keinginan Bapak Bupati. Dengan banyaknya peserta dari luar, otomatis mereka tinggal dan belanja di sini. Warung-warung dan UMKM akan ramai, sehingga ada aktivitas ekonomi yang bergerak,” tambahnya.
Dari sisi teknis, turnamen ini menjadi momentum kebangkitan pembinaan sepak bola di Kabupaten Belu yang sempat vakum. Adrianus berharap kompetisi ini dapat memicu kembali semangat atlet muda untuk berkompetisi.
Hingga saat ini, tercatat 24 tim telah mendaftarkan diri. Peserta tidak hanya datang dari Belu, tetapi juga dari Kabupaten Malaka, TTU, Kupang, hingga Timor Leste. Untuk menjaga sportivitas, panitia menyiapkan 8 wasit berlisensi yang terdiri dari 6 wasit asal Belu dan 2 wasit asal Malaka.
